LenteraKepri.com, Batam – Dalam aktivitas perbankan sehari-hari, mesin ATM masih menjadi andalan masyarakat untuk berbagai transaksi, mulai dari tarik tunai, cek saldo, hingga transfer antarbank.
Di Indonesia, dua jaringan ATM yang paling sering digunakan adalah ATM Link dan ATM Bersama. Meski terlihat serupa, keduanya memiliki perbedaan penting yang bisa memengaruhi biaya dan kenyamanan transaksi.
Agar tidak salah pilih dan bisa lebih hemat, berikut 4 perbedaan utama yang wajib kamu pahami:
- Jaringan Bank
ATM Link hanya menghubungkan bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.
Sementara itu, ATM Bersama memiliki jaringan jauh lebih luas karena mencakup bank swasta, BPD, hingga berbagai bank lainnya. Ini membuatnya lebih fleksibel untuk berbagai nasabah.
- Pengelola Jaringan
ATM Link dikelola oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara yang fokus pada integrasi bank BUMN.
Sedangkan ATM Bersama dikelola oleh PT Artajasa Pembayaran Elektronis, yang dikenal sebagai pelopor jaringan switching ATM di Indonesia.
- Biaya Transaksi
Dari sisi biaya, ATM Link biasanya lebih murah, terutama untuk transaksi antarbank Himbara. Bahkan, jika menggunakan bank yang sama, banyak transaksi bisa gratis.
Sebaliknya, ATM Bersama umumnya memiliki biaya lebih tinggi, namun sebanding dengan jangkauan jaringan yang lebih luas.
- Tampilan Mesin
ATM Link mudah dikenali dari logo “Link” berwarna merah-putih yang mencolok.
Sementara ATM Bersama ditandai dengan logo dua anak panah melingkar berwarna biru dan kuning yang biasanya berupa stiker di mesin ATM.
Jika kamu nasabah bank Himbara dan ingin hemat biaya, ATM Link bisa jadi pilihan terbaik. Namun, jika butuh fleksibilitas dan akses luas ke berbagai bank, ATM Bersama lebih unggul.
Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa bertransaksi lebih cerdas dan menghindari biaya tambahan yang tidak perlu.
