LenteraKepri.com, Austin – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menjalani sesi penuh drama dalam practice Moto3 Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Jumat (27/3/2026).
Bagi Veda, balapan di COTA menjadi tantangan tersendiri. Sirkuit yang berlokasi di Austin, Texas, Amerika Serikat itu masih sangat asing, sama seperti pengalaman sebelumnya di Brasil. Ia bahkan baru pertama kali mengenal lintasan melalui sesi track walk sehari sebelumnya.
Meski minim pengalaman, pembalap Honda Team Asia tersebut mampu menunjukkan progres signifikan. Pada sesi free practice 1, Veda mencatat waktu 2 menit 15,953 detik sebelum akhirnya meningkatkan performanya menjadi 2 menit 14,484 detik di sesi practice.
Catatan waktu tersebut sempat membawa Veda ke posisi kedua pada paruh pertama sesi, memberikan harapan besar untuk langsung lolos ke Q2.
Namun, memasuki paruh kedua, tekanan mulai terasa. Para pembalap lain tampil lebih agresif dan berhasil mencatatkan waktu yang lebih cepat. Veda pun perlahan turun posisi hingga berada di ambang batas, yakni peringkat ke-13.
Situasi semakin menegangkan saat Marco Morelli melesat ke posisi sembilan di detik-detik akhir, membuat Veda turun ke posisi ke-14—batas terakhir untuk lolos langsung ke Q2.
Beruntung, tidak ada lagi pembalap yang mampu menggeser posisinya hingga sesi berakhir. Dengan hasil tersebut, Veda Ega dipastikan lolos langsung ke Q2 Moto3 Amerika 2026, menghindari sesi kualifikasi pertama (Q1) yang lebih berat.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda yang terus menunjukkan perkembangan meski harus beradaptasi dengan sirkuit-sirkuit baru di musim ini.
Penampilan gigihnya di COTA kembali membuktikan bahwa pembalap muda Indonesia ini layak diperhitungkan di kancah Moto3 dunia
