Erick Thohir Minta Maaf ke Rakyat dan Presiden Prabowo: “Kita Tak Salah Bermimpi ke Piala Dunia!”

oleh -
oleh
Erick Thohir Minta Maaf ke Rakyat dan Presiden Prabowo: “Kita Tak Salah Bermimpi ke Piala Dunia!"
Ketum PSSI Erick Thohir minta maaf ke Presiden Prabowo dan rakyat atas kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026 (dok pssi)

LenteraKepri.com, Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah Timnas Garuda gagal melaju ke Piala Dunia 2026.

Dalam keterangannya, Erick mengaku juga telah meminta maaf secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto usai kekalahan yang membuat Indonesia harus menghentikan langkahnya di babak kualifikasi.

“Saya mohon maaf dan saya sudah bicara mohon maaf itu langsung ketika kita kalah,” ujar Erick Thohir dalam rilis resmi yang diterima, Rabu (5/11/2025).

“Kita sebagai bangsa tidak salah bermimpi. Mimpi itu kemarin kita jalankan dengan serius. Tapi mohon maaf, hasilnya belum maksimal.”

Pesan Semangat dari Presiden Prabowo

Erick menyebut, meski kecewa, Presiden Prabowo Subianto tetap memberi semangat dan dukungan penuh agar PSSI terus berbenah dan bangkit lebih kuat.

“Ketika saya sampaikan permintaan maaf, Pak Presiden bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Wah, jadi semangat lagi saya,” ungkap Erick dengan nada optimistis.

Fokus pada Pembinaan dan Fondasi Jangka Panjang

Didorong pesan Presiden, Erick menegaskan PSSI kini berkomitmen memperkuat pembinaan usia muda dan membangun fondasi sepak bola nasional yang lebih solid.

“Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang mengatakan coba lagi, bikin program lagi yang lebih agresif,” ujar Erick.

Menurut Erick, anggaran PSSI yang mencapai lebih dari Rp500 miliar tidak hanya difokuskan untuk tim senior, tetapi juga untuk program pengembangan jangka panjang di berbagai sektor, mulai dari akademi, kompetisi usia muda, hingga infrastruktur.

“Dana itu berasal dari TV, sponsor, sektor swasta, merchandise, dan juga dana pemerintah. Jadi saya mohon maaf kepada semua pihak yang sudah percaya kepada PSSI,” ujarnya.

Terbuka terhadap Kritik Publik

Erick Thohir juga menegaskan bahwa PSSI tidak anti kritik dan siap menjadikan masukan publik sebagai bahan evaluasi.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Saya tidak membela diri. Kritik itu justru jadi bahan introspeksi. Jangan sampai kritik membuat kita keras kepala,” tegasnya.

Blueprint 2045: Mimpi Besar Sepak Bola Indonesia

Erick mengungkapkan, PSSI kini tengah menyusun ulang peta jalan atau blueprint sepak bola nasional menuju 2045, dengan target jangka panjang yang terukur dan realistis.

“Saya bertemu banyak pihak, di dalam dan luar negeri, untuk menyusun ulang strategi. Kita punya blueprint 2045 dengan target-target yang jelas,” kata Erick.

Salah satu fokus utama adalah timnas usia muda, termasuk Timnas U-17 Indonesia yang akan tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

“Contohnya U-17 targetnya 2031. Hari ini mereka tanding di Doha, dan saya akan lihat langsung,” tambahnya.

Erick juga menyoroti perubahan sistem dari FIFA yang kini menggelar Piala Dunia U-17 setiap tahun.

“Artinya, generasi berikutnya juga harus disiapkan. Tidak semua bisa lolos tiap tahun, tapi targetnya dua sampai tiga kali bisa tampil di ajang dunia,” ujarnya.

Tetap Bermimpi untuk Garuda

Di akhir pernyataannya, Erick menegaskan bahwa kegagalan kali ini bukan akhir dari perjalanan Timnas Indonesia, melainkan titik awal untuk bangkit lebih kuat.

“Yang penting, kita coba lagi, perbaiki lagi, dan tetap bermimpi besar untuk Indonesia,” tutupnya.