LenteraKepri.com, Batam – Rangkaian kompetisi bola basket tingkat dunia, FIBA Challeger 3×3 Man’s Series 2026, dan FIBA Challeger 3×3 Women’s Series 2026, yang dilangsungkan di lapangan basket Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, berakhir Minggu (26/7/2026).
Tim Antwerp, asal Belgia keluar sebagai juara usai kalahkan wakil Lithuania, Kaunas, dengan kedudukan 22-17, dipertandingan yang dilangsungkan di lapangan basjet Alun-Alun Engkut Putri, Batam Centre.
Hasil ini menegaskan dominasi Antwerp, yang sebelumnya telah mengantongi gelar Challenger di Chengdu, China, dan Edmonton, Kanada, pada musim 2026 ini.
Caspar Augustijnen, mencetak 11 poin, dan 6 rebound di partai pemuncak, yang menjadi pemain kunci keberhasilan Antwerp, dan dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) di ajang turnamen ini.
Sementara itu dipertandingan final, FIBA Challeger 3×3 Women’s Series 2026, yang dilangsungkan di lapangan basket Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Tim Basket 3×3 Belanda keluar sebagai Juara usai menngalahkan Tim Basket China 22-9.
Pemain bintang Tim Belanda, Evelien Lutj Schipholt, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) berkat kontribusi dominannya di sepanjang turnamen.
Baca: Cuaca Kepri Hari Ini: Batam, Bintan hingga Karimun Berawan, Natuna Berpotensi Hujan Ringan
Sementara, Tim Nasional 3×3 Putri Indonesia belum berhasil mencatatkan prestasi di FIBA Challeger 3×3 Women’s Series 2026.
Tim Basket 3×3 Putri Indonesia menjadikan ajang ini sebagai pelajaran berharga dari panggung internasional, berhadapan dengan tim-tim tangguh dunia,
Puji Penyelengaraan dan Fasilitas Olahraga
Caspar, dari Tim Antwerp, memuji kesiapan fasilitas penyelenggara, fasilitas, dan keramahan warga lokal yang mendukung seluruh tim. Menurut Caspar, fasilitas akomodasi yang disediakan sangat bagus.
“Dekat ke arena. Hotelnya bagus, tempat tidurnya nyaman, semuanya sempurna. Penonton di sini sangat luar biasa, mereka selalu memberikan dukungan dan tidak membeda-bedakan tim. Saya tentu sangat ingin kembali ke sini untuk menjadi juara bertahan (back-to-back champions),” tutur Caspar.
Ketua Umum PERBASI Kepri, Suhadi, menyempaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berjuang untuk menyukseskan turnamen ini.
“Mudah-mudahan pengalaman kita pada penyelengaraan 2026 ini bisa memberikan gambaran bagaimana melaksanakan kegiatan kejuaraan internasional di tahun depan,” ujar Suhadi.
Kesuksesan penyelengaraan FIBA 3×3 Batam 2026 membuktikan bahwa Batam sangat siap menjadi tuan rumah penyelengara ajang olahraga kelas dunia, melalui dukungan venue olahraga, fasilitas akomodasi, layanan profesional, dan keramaah masyarakatnya.
