LenteraKepri.com, Batam – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi rencana Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan tersebut untuk meninjau korban dan lokasi bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7. Prasetyo menyampaikan, sampai saat ini masih tengah mempersiapkan rencana kunjungan tersebut. Prasetyo hanya memastikan kunjungan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat. Insyaallah pasti akan ke sana,” kata Prasetyo usai menghadiri akad nikah Kasespri di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Kendati demikian, Prasetyo enggan membeberkan lebih lanjut ihwal tanggal pastinya kunjungan Presiden ketika dikonfirmasi apakah akan dilakukan besok hari atau lusa.
“Nanti kita kabarin,” ucap singkatnya.
Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan update terbaru soal korban meninggal dunia dalam peristiwa bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia gempa bumi di NTT mencapai 87 orang.
“Kami tetap sampaikan belasungkawa duka cita setulus-tulusnya masih bertambah jiwa yang meninggal gempa bumi. pada hari ini kumulatif meninggal 87 jiwa,” kata Berton, Sabtu (22/8/2026)
Selain itu, kata Berton jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak 1.298 jiwa. Ratusan di antaranya mengalami luka berat. “Jumlah luka ada 1.298 jiwa, luka berat 336,” ujarnya.
Di sisi lain, jumpa masyarakat yang memutuskan untuk melakukan pengungsian di sejumlah titik jumlahnya juga bertambah dibandingkan dengan jumlah kemarin. “Saat ini pengungsi bertambah, sekarang ada 150.576 jiwa,” tutupnya.
