Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Batam Amsakar Dorong Kolaborasi Nasional demi Kemajuan Daerah

oleh -
Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Batam Amsakar Dorong Kolaborasi Nasional demi Kemajuan Daerah
Wali Kota Batam Amsakar bersama wali kota lain dalam Rakernas Apeksi 2026 di Medan (dok mc batam)

LenteraKepri.com, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Forum yang diikuti 93 dari 98 pemerintah kota se-Indonesia ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi serta merumuskan solusi menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.

Dalam rapat pleno, para wali kota saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik terkait inovasi pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), pemanfaatan aset daerah, hingga skema pembiayaan pembangunan melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Pada Seminar Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah yang menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak akan berjalan maksimal tanpa kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi daerah saat ini semakin kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan secara parsial.

“Agenda besar nasional tidak akan berjalan maksimal jika setiap pihak bergerak sendiri-sendiri. Diperlukan integrasi kebijakan yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pers, hingga organisasi nonpemerintah,” ujar Amsakar.

Dorong Kolaborasi Lintas Organisasi

Amsakar juga mengajak seluruh pemerintah daerah meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama lintas organisasi.

Ia mendorong APEKSI menjalin sinergi lebih erat dengan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), serta Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) agar berbagai aspirasi daerah dapat diperjuangkan secara lebih efektif di tingkat nasional.

“Sudah saatnya ego sektoral ditinggalkan. Kita memerlukan langkah kolektif agar berbagai solusi yang dirumuskan tidak berhenti sebagai konsep di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diwujudkan,” tegasnya.

AHY: Kota Tangguh Jadi Fondasi Indonesia Maju

Rakernas XVIII APEKSI resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Grand City Hall Medan.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa kota-kota yang tangguh merupakan fondasi utama bagi kemajuan Indonesia.

“Kami ingin membangun semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kota-kota yang tangguh akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia,” kata AHY.

Menurutnya, kawasan perkotaan kini menghadapi tantangan besar seperti urbanisasi, kepadatan penduduk, kemacetan, pengelolaan sampah, banjir, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi.

Karena itu, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi harus terus diperkuat untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kesenjangan pembangunan, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

AHY juga menekankan pentingnya pemanfaatan riset, inovasi, dan teknologi dalam pengelolaan kota. Ia berharap APEKSI terus menjadi wadah kolaborasi bagi pemerintah kota untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan perkotaan di masa depan.