Lentera Batam – Faktor ekonomi, diduga menjadi penyebab Robby (31), nekat mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri di dalam rumah Blok D1 nomor 20 Perumahan Pantai Gading, Tanjungbuntung, Bengkong, Kota Batam, Rabu (8/2/2023).
Hal itu diungkapkan Kapolsek Bengkong Iptu Muhammad Rizqy Saputra melalui Kanit Reskrim, Ipda Anwar Aris, yang langsung turun langsung ke lokasi kejadian.
Keterangan sementara yang ia dapat dari pihak keluarga, sosok Robby dikenal pendiam dan selama ini tidak pernah menceritakan apa permasalahan yang ia hadapi.
Baca: Warga Sempat Panik, Istri Kesurupan Melihat Suami Tewas Gantung Diri di Pantai Gading Bengkong
Hanya saja menurut istrinya, V, keadaan ekonomi mereka saat ini memang sedang tidak bagus. Hal itu juga yang menjadi dugaan kuat Robby nekat mengakhiri hidupnya.
“Kemungkinan faktor ekonomi. Istrinya juga baru melahirkan,” ujar Aris.
Sementara untuk jenazah Robby, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Sehingga membuat semakin kuatnya dugaan ia bunuh diri dengan cara gantung diri.
“Dugaan sementara gantung diri. Namun kita tungu hasil visum dari rumah sakit untuk lebih pastinya. Jenazah sudsh dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” tambah Aris.
Baca: Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Perumahan Pantai Gading Bengkong
Sebelumnya, kematian Robby (31), yang ditemukan dalam posisi tergantung di salah satu rumah Blok D1 nomor 20 Perumahan Pantai Gading, Tanjungbuntung, Bengkong, Kota Batam menyisakan duka yang mendalam bagi pihak keluarga, Rabu (8/2/2023).
Bahkan, teriakan dan tangisan histeris dengan logat bahasa China sontak keluar dari abangnya, Bobby, yang mengantarkan jenazahnya ke dalam ambulan saat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.
Tidak hanya itu, usai ambulan pergi, warga yang masih ramai di lokasi kembali dihebohkan dengan teriakan histeris dari seorang perempuan berinisial v, istri dari Robby yang diduga alami kesurupan.
Terlihat sang istri dipegangi seorang wanita dengan memasukan jarinya ke dalam mulut agar tidak terkatup. Kemudian, seorang pria yang diketahui abg dari V terlihat membaca doa untuk menyadarkan kembali istri korban tersebut.
Kejadian itu berlangsung beberapa menit, hingga akhirnya ia kembali sadar.
“Karena tertekan melihat suaminya meninggal, dia jadi kacau dan pikirannya jadi kosong, makanya kerasukan,” ujar L, abang V, saat ditemui di Mapolsek Bengkong.
