Ia berharap, jika Pemerintah Kota Batam memang ingin menghidupkan sektor pariwisata, juga tentunya harus sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang ada di lapangan.
“Ini bukan karena kami memiliki usaha sewa mobil atau tour and travel, tapi ini menyangkut marwah Kota Batam yang seharusnya mendapat kata-kata positif dari wisatawan, malah justru mendapat cemooh dan kekecewaan. WTB selama ini menjadi bukti nyata jika para wisatawan mengambil foto di lokasi menandakan mereka sedang berada di Batam,” lanjutnya.
“Semoga ini menjadi pertimbangan dari semua pihak, dan menjadi pelajaran berharga untuk kita semua. Kepada pemerintah Kota Batam, semoga juga menjadi pertimbangan danmencari solusi bagaimana hal ini dapat dicarikan solusinya,” tutupnya.
