Lentera Batam – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mensesalkan dampak kemacetan yang ditimbulkan dari unjuk rasa buruh yang berlangsung sejak, Senin (6/12/2021) pagi kemarin yang berkonsentrasi di kawasan Tumenggung Abdul Jamal.
“Macetnya itu mengular,” sesal Amsakar saat ditemui di DPRD Batam, Selasa (7/12/2021) pagi.
Mengenai hal ini, Amsakar berharap seharusnya penyampaian pendapat di area publik ini tidak memberikan dampak terhadap pelayanan dan kepentingan di masyarakat.
Seperti misalnya membuat kemacetan dan merusak fasilitas umum.
“Seperti pahi kemarin, saya saksikan di media lokal kita yang sifatnya live, semua tema live tentang kemacetan,” ujar Amsakar.
Amsakar juga menyampaikan aksi yang diikuti ribuan buruh di Batam pada hari ini, seharusnya dapat disampaikan langsung ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sebagai pengambil keputusan mengenai Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2022.
Baca: Bikin Macet! Beragam Komentar Warganet Bermunculan Terkait Aksi Demo Buruh di Batam Hari Ini
Walau dalam kesempatan yang sama, Amsakar juga menuturkan kebijakan yang sudah disetujui pada saat ini, telah mempertimbangkan berbagai aspek yang melibatkan pihak pengusaha, pemerintah, dan pihak pekerja.
“Saya selalu mengatakan substansi dalam menerapkan upah ini mempertimbangkan 2 aspek. Yakni pekerja dan pengusaha. Apalagi sekarang regulasi sudah menjamin parameter menetapkan UMK memang sudah terdefinisi secara baik,” paparnya.
Sementara itu, massa buruh di Batam menggelar aksi besar-besaran dalam rangka memprotes Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota atau UMK 2022 di wilayah tersebut, Senin (6/12/2021).
Aksi demo yang dilakukan aliansi serikat buruh dan serikat pekerja di Batam hari ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Berbagai macam postingan berupa keluhan di media sosial tentang aksi ini bermunculan.
Mulai dari ibu-ibu yang mengeluh terlambat mengantar anaknya pergi sekolah, hingga kemacetan yang menggnaggu pengguna jalan lain bermunculan di media sosial.
Baca: Aliansi Buruh di Batam Gelar Aksi, Minta Masalah UMK 2021 Diselesaikan Sebelum Upah 2022 Ditetapkan
Bahkan ada juga yang menyebutkan bahwa kondisi Batam saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Seperti unggahan akun bernama Dewie Chikitiang Laiya di grup Facebook bernama Berita Batam, dirinya memposting video suasana para buruh hendak menggelar aksi.
Dalam postingan tersebut, memilik caption “gara2 demo jalan jad macet, anak2 ujian sekolah pun sampai jadi korban telat sampai sekolah.
Postingan itu juga mendapat beragam komentar dari warganet. Ada yang mendukung aksi, dan banyak juga yang menyayangkan aksi karena mengganggu pengguna jalan lainnya.(red)
