Antisipasi Kenakalan Remaja, Warga Sadai Minta Polsek Bengkong Tingkatkan Patroli Malam Hari

oleh -

Lentera Batam – Warga Kelurahan Sadai meminta Polsek Bengkong meningkatkan patroli malam selama Bulan Ramadhan 1444 Hijriah, guna mengantisipasi kenakalan remaja.

Hal itu disampaikan Ketua RW 20 Kelurahan Sadai, Imam, saat kegiatan Jumat Curhar Kamtibmas yang digelar Polsek Bengkong, bertempat di Masjid Al Islah Perumahan Cipta Permata, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Ia sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Selaku ketua RW, ia mengharapkan wilayahnya selalu dalam situasi kondusif.

Baca: Sambangi Pasar-pasar, Personil Polsek Bengkong Imbau Warga Ikut Jaga Kamtibmas

“Saat ini warga sangat meresahkan kenakalan remaja. Mereka sering berkumpul hingga larut malam dan membuat masyarakat terganggu. Untuk itu, kami harapkan bapak polisi dari Polsek Bengkong bisa rutin paroli terutama di malam hari,” harap Imam.

Kapolresta Barelang, melalui Kapolsek Bengkong Iptu Muhammad Rizqy Saputra, S.T.K. S.I.K., M.Si, yang diwakilkan oleh Kanit Binmas Iptu Partono, langsung menanggapi apa yang menjadi keluhan warganya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu warga Perum Cipta Permata RT 03 RW 20 Lurahan Sadai yang sudah mengikuti kegiatan ini. Salah satu tujuan Jumat curhat ini adalah untuk mengetahui situasi kamtibmas atau keadaan di suatu wilayah.

“Kami dari Polsek Bengkong akan terus melakukan patroli di seputaran wilayah Bengkong untuk memastikan keadaan tetap kondusif,” ucapnya.

Ia mengajak warga untuk mengingatkan anak-anak terutama anak remaja untuk dibatasi jam keluar malam dan tidak dibebaskan dalam memakai kendaraan seperti sepeda motor serta memperhatikan dalam pergaulan.

“Peran aktif orangtua sangat diperlukam untuk mengawasi anak-anak. Batasi jam keluar anak, dan jangan biarkan membawa sepeda motor jika tidak ada keperluan,” imbaunya.

Baca: Sambangi Pasar-pasar, Personil Polsek Bengkong Imbau Warga Ikut Jaga Kamtibmas

Mengingat sebentar lagi lebaran, berkemungkinan banyak dari warga yang akan mudik ke kampung halamannya. Ia mengingatkan dalam meninggalkan rumah agar dipastikan sudah terkunci dan peralatan elektronik agar di matikan.

“Untuk kendaraan bermotor dipasang kunci ganda dan silahkan melapor ke perangkat RT/RW dan security perumahan maupun kepada tetangga agar rumah dapat diperhatikan lebih pada saat rumah ditinggal mudik atau kosong,” tutupnya.