LenteraKepri.com, Batam – Panbil Nature Reserve kembali membuktikan diri sebagai salah satu lokasi trail run paling menantang di Batam. Setelah sukses menggebrak dunia olahraga lari lintas alam pada 2024, Merdeka Trail Run Vol. 02 kembali digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang ini menghadirkan tantangan yang lebih ekstrem dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jalur terjal, tanjakan menantang, turunan ekstrem hingga cuaca panas menjadi ujian bagi ratusan peserta yang berusaha menaklukkan lintasan Panbil Nature Reserve.
Kategori 20K disebut menjadi salah satu jalur paling berat tahun ini. Para pelari harus menguji ketahanan fisik dan mental demi mencapai garis finis sebelum batas waktu atau Cut Off Time (COT) berakhir.
Jalur Lebih Ekstrem, Panbil Nature Reserve Tantang Para Trail Runner
Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan Merdeka Trail Run Vol. 02 hadir dengan konsep yang lebih besar dan membuka lebih banyak kesempatan bagi peserta untuk meraih podium.
Jika pada penyelenggaraan tahun 2024 hanya tersedia kategori pemenang 10K dan 20K, tahun ini panitia membuka kategori yang lebih beragam.
Kategori tersebut meliputi 10K Reguler Male & Female, 10K Master Male & Female, serta 20K.
“Kami berharap dengan lebih banyaknya kategori podium yang diberikan, peserta dapat lebih antusias mengikuti trail run tahun ini,” ujar Metta Bayu.
Menariknya, semangat olahraga tidak mengenal usia. Peserta tertua dalam Merdeka Trail Run 2026 diketahui berusia 75 tahun dan tetap berhasil menyelesaikan tantangan lintasan yang telah disiapkan panitia.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor yang telah mendukung kesuksesan acara, termasuk Bank Mandiri, Bank BRI, BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya, Visalux Eco King, serta sponsor lainnya.
Catatan Waktu Para Juara Merdeka Trail Run 2026
Persaingan di lintasan berlangsung sengit. Pada kategori Male Reguler 10K, peraih podium pertama berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.
Sementara itu, juara pertama kategori Female Reguler 10K mencatatkan waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori Master, podium pertama Male Master 10K berhasil finis dengan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan pemenang Female Master 10K mencatatkan waktu 1 jam 17 menit.
Tantangan sesungguhnya terjadi pada kategori 20K.
Juara pertama berhasil menyelesaikan lintasan dalam waktu 2 jam 11 menit 13 detik. Posisi kedua hanya terpaut tipis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, sementara podium ketiga diraih dengan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.
Para peserta harus berpacu dengan waktu di bawah teriknya matahari.
Panitia menetapkan batas maksimal 3 jam untuk kategori 10K, sedangkan peserta kategori 20K diberikan waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan mendapatkan medali.
“Tanjakannya Nggak Ada Lawan!”
Salah seorang peserta kategori Male Reguler 10K mengaku terkesan sekaligus kewalahan menghadapi karakter lintasan yang ekstrem.
“Jalurnya ekstrem banget ini! Tanjakannya nggak ada lawan. Cuma di sini bisa nemu tanjakan dan turunan yang nggak ngotak! Tapi seru!” ujarnya.
Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan bangga bisa menaklukkan lintasan 10K yang disiapkan panitia.
Menurutnya, kategori 10K saja sudah cukup membuat fisik terkuras, sehingga ia tidak bisa membayangkan seberat apa tantangan yang harus dihadapi para pelari di kategori 20K.
“Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas. Terima kasih Panbil Nature Reserve yang telah mengadakan acara ini. Bravo dan Merdeka!” katanya sambil tertawa.
Ditutup Disco Kaki 5, Merdeka Trail Run Vol. 02 Berakhir Meriah
Keseruan Merdeka Trail Run 2026 semakin lengkap dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menutup rangkaian acara.
Di tengah ratusan peserta yang ambil bagian, ajang ini kembali mencatatkan kesuksesan dan menjadi salah satu event olahraga menarik di Kota Batam.
Terinspirasi dari semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, Merdeka Trail Run diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga.
Dengan jalur alam yang semakin ekstrem dan tantangan yang berbeda dari lari jalan raya biasa, Panbil Nature Reserve kini semakin menarik perhatian para pecinta trail run yang ingin menguji nyali, ketahanan fisik, dan mental di tengah alam Batam.
