Demontrasi BEM se Kota Batam, Ketua DPRD: Aspirasi Akan Disampaikan ke DPR RI

oleh -
oleh
Ketua DPRD Batam H Muhammad Kamaluddin menerima kedatangan Aliansi BEM se Kota Batam di pagar masuk Gedung Kantor DPRD Batam, Jum'at (23/10/2026). (Amran/LenteraKepri.com)

LenteraKepri.com, Batam – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kota Batam, mendatangi DPRD Kota Batam untuk berdemontrasi dan menyampaikan aspirasi, Jum’at (23/10/2026).

Puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM se Kota Batam ini, antara lain dari BEM Universitas Internasional Batam (UIB), BEM Universitas Batam (Uniba), BEM Universitas Putera Batam (UPB), BEM Universitas Kepulauan Riau (Unrika), BEM Institut Teknologi Batam (ITEBA), BEM Batam Tourism Polytechnic (BTP), dan BEM STIKES Awal Bros Batam.

Semula, puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM, dari Perguuan Tinggi se Kota Batam sempat berorasi di Jalan Engku Putri, depan pagar masuk Gedung Kantor DPRD Batam. Usai orasi, mereka ditemui langsung Ketua DPRD Batam H Muhammad Kamaluddin.

Bersama Ketua DPRD, ada Kabag Ops Polresta Balerang Kompol Arbi Guna Bimantara, Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal, personil Polisi dan Polwan, serta Satpol PP Kota Batam.

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal, Kabag Ops Polresta Balerang Kompol Arbi Guna Bimantara, sempat duduk lasehan saambil mendengar aspirasi yang disampaikan Aliansi BEM se Kota Batam.

Lantas Ketua DPRD mengajak para mahasiswa kedalam gedung menyampaikan aspirasi dan tuntutan di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kota Batam. Setelah mendengar, aspirasi, dan tuntutan yang disampaikan, Aliansi BEM se Kota Batam, menyerahkan pernyataan sikap dan tututan kepada Ketua DPRD Kota Batam.

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin kepada awak media mengatakan ada beberapa poin aspirasi dan tuntutan yang disampikan para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se Kota Batam.

“Aspirasi dan tuntutan yang disampaikan mereka (BEM se Kota Batam) hampir sama dengan aspirasi yang disampaikan mahasiswa HMI (Cabang Batam) kemarin,” kata Muhammad Kamaluddin, usai menerima aspirasi kalangan mahasiswa.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, menyebut ada beberapa tuntutan yang disampaikan Aliansi BEM se Kota Batam, pertama menuntut agar kabut asap yang menerpa berbulan-bulan belakangan ini ditetapkan sebagai bencana nasional.

Kedua menuntut agar pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistim Pendidikan Nasional (Sisdiknas), ketiga menyampaikan perihal MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), keempat persoalan kurs mata uang Indonesia yang makin melemah sehingga melemahkan ekonomi masarakat, kelima penolakkan data centre, serta keenam persoalan kelistrikan di kawasan FTZ Batam.

Tuntutan dan aspirasi yang disampaikan Aliansi BEM se Kota Batam, sebut Kamaluddin, akan diteruskan ke DPR RI, sesuai mekanisme, meski aspirasi dan tuntutan dari Aliansi BEM se Kota Batam hampir sama dengan tuntutan dan aspirassi yang disampaina HMI Cabang Batam. .

“Tuntutan mereka ini sama dengan kemarin (tuntutan HMI) dan itu (tntutan dari HMI) sudah dilayangkan ke DPR RI. Karena sama tututannya, menurut kami (nantinya) tergantung DPR RI menanggapi dan meresponnya,” ujarnya,

Aspirasi dan tuntutan yang disampaikan Aliansi BEM se Kota Batam, sebut Kamaluddin, semua kewenangan ada di DPRD Batam. Soal kabut asap agar ditetapkan sebagai bencana nasional, RUU Sisdiknas, MBG dan KDMP, kurs rupiah yang makin semakin lemah, data centre, serta kelistrikan, ada pada pemerintah pusat.

“Kami dari DPRD Batam akan segera menyampaikan dan menyalurkan aspirasi mahasiswa (BEM) ini. Semoga aspirasi yang kita sampaikan jadi harapan bersama. Kota Batam ini memang diberi kekususan sehingga kondisinya harus dijaga bersama,” tandas Kamaluddin.

Demontrasi mahasiswa Aliansi BEM se Kota Batam yang berlangsung lebih dari satu jam ini belangsung aman. ***