2 Minggu Sistem Ceisa Bea Cukai Batam Down, Momok Menakutkan Bagi Pengusaha Ekspor Impor Jelang Lebaran Idul Adha

oleh -
Sistem Ceisa
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders Association (Alfi/Ilfa) Perwakilan Kota Batam, Apin Maradonal. (Foto: Chandra)

LenteraKepri.com, Batam – Sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (Ceisa) milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang kerap mengalami gangguan atau down, menjadi ketakutan tersendiri bagi pengusaha di Batam terutama yang bergerak di bidang logistik dan forwarder.

Sistem Ceisa adalah sistem Integrasi seluruh layanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada semua Pengguna Jasa yang bersifat publik sehingga semua Pengguna Jasa sebagai user dapat mengakses dari manapun, kapanpun berada dengan koneksi internet.

Melalui aplikasi ini, semua eksportir dan importir baik menggunakan jalur udara dan laut bisa mengisi dokumen administrasi hingga layanan kepabeanan lainnya dengan mudah.

Baca: Anaknya Tidak Pulang 2 Hari, L Sesali si Buah Hati Tak Perawan Lagi

Hal ini tentu berbeda dengan layanan manual yang membutuhkan waktu yang lebih lama karena dikerjakan oleh manusia. DJBC meyakinkan agar proses pemulihan dilakukan secepatnya.

Hanya saja, sistem ini memiliki kendala yang kerap down, sehingga membuat eksportir dan importir mengalami kerugian. Kerugian itu ditimbulkan akibat biaya bengkak di pelabuhan dan produksi pabrik maupun ke masyarakat terhenti dikarenakan bahan bakunya tidak bisa dikeluarkan dari pelabuhan.

Bahkan, dalam dua minggu terakhir sistem Ceisa yang dikelola Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU) Tipe B Batam juga mengalami gangguan sehingga bahan baku tertahan di pelabuhan, yang mengakibatkan kerugian semakin bertambah.

“Ini menjadi keluhan kami, apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha. Jika nanti sistem down, tentunya pendistribusian bahan akan sangat terganggu,” ujar Apin Maradonal, usai dipilih menjadi Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders Association (Alfi/Ilfa) Perwakilan Kota Batam, Sabtu (24/3/2026).

Baca: Apin Maradonal Terpilih Sebagai Ketua Alfi/Ilfa Batam, Majukan Perekonomian di Bidang Logistik dan Forwarder Jadi Tujuan Utama

Sejauh ini, sistem Ceisa baru normal kembali terhitung hari ini. Ia khawatir dalam waktu dekat down kembali.

“Sudah 2 minggu sistem Ceisa down, dan baru hari ini normal kembali. Bayangkan, berapa besar kerugian yang ditimbulkan selama 2 minggu ini,” tuturnya.