LenteraKepri.com

Puisi: Ning Di antara gemerisik hujan,kutemukan bayangmu jatuh perlahanseperti rahasia yang terlalu rinduuntuk tetap berdiam di langit. Rintiknya menyentuh jendelabagai jemari waktuyang

Tuan kata,bencana ini karena hujanseolah langitlah yang bersalah,seolah awan adalah dalang gelapyang menumpahkan murka tanpa alasan. Padahal di balik gemuruh itu,ada jejak-jejak