LenteraKepri.com, Batam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, menerima kiriman logistik berupa 16.229 kotak suara dari KPU Pusat yang tiba di Batam pada Minggu (15/10/2023) kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB. Kotak suara tersebut datang sesuai jadwal yang diangkut menggunakan kapal laut MV. Pulau Nunukan PT. Putra Karya Mandiri Nusantara.
Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengatakan, meski kotak suara tersebut sudah sampai pada hari Minggu, namun baru bisa dipindahkan ke gudang penyimpanan KPU di Sekupang baru hari ini, Senin (16/10/2023), karena terkendala permasalahan bongkar muat di pelabuhan.
Baca: Lakukan Sambang Dialogis, Polsek Bengkong Imbau Warga Selalu Jaga Situasi Kamtibmas
“Informasi dari ekspedisi kapal MV. Pulau Nunukan, PT. Putra Karya Mandiri Nusantara kalau kapal kemarin belum bisa bongkar, dipastikan hari ini baru bongkar,” ujar Mawardi.
Sekarang ini lanjutnya, proses bongkar sudah selesai dan dalam proses angkut ke gudang.
“Pukul 14.40 WIB, logistik bergerak dari pelabuhan Batu Ampar, saat ini sedang dalam perjalanan menuju gudang,” tambahnya.
Baca: Pererat Silaturahmi Antar Instansi, PLN Batam Gelar Turnamen Badminton
Ia menjelaskan, sejauh ini logistik pemilu yang sudah diterima dan sudah sampai digudang logistik KPU Batam ialah bilik pemungutan suara, tinta dan segel. Sementara itu dari lima item pengadaan logistik pemilu tahap 1 berdasarkan surat dinas sekretaris jenderal KPU RI nomor 3607/PP.08.02-SD/06/2023 per tanggal 18 september 2023 perihal pengadaan barang dan jasa logistik pemilu tahap 1 meliputi kotak suara, bilik pemungutan suara, tinta, segel dan segel plastik sebagai alat pengaman pengganti gembok.
“Logistik pemilu yang ada di gudang saat ini yakni tinta sebanyak 6.482 botol, bilik pemungutan suara 12.964 dan segel sebanyak 311.337 lembar,” jelasnya.
Baca: Sinergi DPC Alfi/Ilfa Batam-Bea Cukai, Gelar Pelatihan Ceisa 4.0 dan Tabel Konversi
Selanjutnya merujuk dari surat dinas ini maka item pengadaan e-katalog nasional barang jasa Logistik pemilu 2024 untuk pemenuhan kebutuhan perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lain dan perlengkapan pemungutan suara Lainnya, hanya menunggu segel plastik sebagai alat pengaman pengganti gembok dengan total kebutuhan 84.266 segel yang diperkirakan akan tiba di Batam pada pekan ketiga bulan ini.






