LenteraKepri.com, Batam – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Pantai Golden Beach, Kota Batam. Seorang remaja berusia 13 tahun, Yezkiel, dilaporkan tenggelam saat berenang dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, langsung mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di perairan, khususnya di pantai dengan arus kuat.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut. Hindari berenang di area berisiko dan perhatikan kondisi lingkungan,” ujar Fazzli.
Arus Tenang di Permukaan, Mematikan di Bawah
Fazzli menegaskan, banyak kecelakaan laut terjadi karena masyarakat tidak menyadari bahaya arus bawah yang tidak terlihat dari permukaan.
“Sering kali laut tampak tenang, padahal di bawahnya arus sangat kuat dan berbahaya, terutama bagi anak-anak,” jelasnya.
Kronologi Kejadian yang Mengguncang
Insiden bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat korban berenang bersama rekannya. Namun, sekitar 40 menit kemudian, Yezkiel diduga terseret arus dan hilang dari permukaan laut.
Tim Rescue Pos SAR Batam yang menerima laporan segera bergerak cepat ke lokasi dan melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan. Setelah upaya intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.10 WIB dalam kondisi tidak bernyawa, sekitar 0,5 mil laut dari titik awal kejadian.
Peran Orang Tua Sangat Penting
Fazzli juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat bermain di pantai. Ia mengingatkan agar faktor keselamatan tidak pernah diabaikan.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar keselamatan selalu menjadi prioritas,” tegasnya.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa keindahan pantai juga menyimpan potensi bahaya yang tidak boleh diremehkan.






