Lentera Batam – Viralnya video seorang ibu-ibu yang mengamuk karena merasa dicurangi salah satu pedagang di Pasar Toss 3000 Jodoh, membuat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Batam angkat bicara.
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, saat dikonfirmasi mengatakan, dugaan kecurangan dengan mengurangi timbangan yang terjadi tersebut merupakan perbuatan oknum.
Sebab, pihaknya rutin melalukan pengecekan tera timbangan para pedagang setiap minggunya di seluruh pasar yang ada di Kota Batam, terutama di Pasar Toss 3000 Jodoh.
“Itu merupakan oknum. Kita selalu cek tera/timbangan para pedagang setiap minggu. Bahkan kita juga mendirikan posko di sana (Pasar Toss 3000),” ungkap Gustian, Senin (14/3/2022).
Untuk membuktikan kecurangan ini, pihaknya juga sulit membuktikan, karena diduga para pedagang menggunakan dua timbangan. Sehingga saat dicek, tidak ditemukan adanya timbangan yang tidak sesuai.
Gustian juga menegaskan, akan menindak tegas jika pihaknya terbukti menemukan kecurangan yang dilakukan oknum pedagang.
“Kita akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku jika nanti memang ditemukan adanya kecurangan,” tegasnya.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh pedagang agar lebih mengutamakan kejujuran dalam berdagang.
“Apalagi saat ini masyarakat banyak yang mengalami kesulitan ekonomi. Utamakan kejujuran dalam berdagang,” imbaunya.
Sebuah video kemarahan seorang ibu-ibu karena dicurangi salah satu pedagang cabe di pasar Toss 3000 Jodoh viral di media sosial.
Video tersebut, diunggah pertama kali oleh akun Facebook bernama Antie Bundanyaputra. Terlihat, ibu-ibu yang diduga pemilik akun ini membeli cabe merah dan cabe setan kepada salah satu pedagang.
Dalam pengakuannya di video tersebut, Ini merupakan kali kedua ia membeli cabe kepada pedagang yang sama, karena ingin membuktikan kecurangan yang dilakukan.
Dalam keterangan unggahan tersebut, disebutkan pedafang itu berada di depan pintu masuk pasar ikan.
“Kalo beli cabe di pasar pagi jodoh. Usahakan lihat timbangan. Pertama saya beli sampai di rumah baru saya timbang ilang 3 setengah ons dari total 1stgh kg,” tulisnya.
“Hari ini saya beli di penjual yang sama. Dikurangi 4 ons dari 1½ kg. Bayangkan berapa banyak yang beli tiap hari. Sudahlah cabe mahal,” tambahnya.(Chandra)






