Kabut Asap Batam Makin Mengkhawatirkan, Siswa PAUD hingga SMP Mulai Belajar dari Rumah Hari Ini

oleh -
Kabut Asap Batam Makin Mengkhawatirkan, Siswa PAUD hingga SMP Mulai Belajar dari Rumah Hari Ini
Mulai hari ini, Rabu (16/9/2026), para pelajar di Batam belajar dari rumah (ilustrasi)

LenteraKepri.com, Batam – Kabut asap dan memburuknya kualitas udara Kota Batam membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara. Dinas Pendidikan Kota Batam mulai Rabu (16/9/2026) menerapkan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP se-Kota Batam.

Kebijakan tersebut diberlakukan setelah kualitas udara Batam tercatat berada pada kategori tidak sehat. Berdasarkan pertimbangan dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Nomor 9 Tahun 2026, indeks kualitas udara atau AQI mencapai 154.

Surat edaran tertanggal 15 September 2026 itu mengatur pelaksanaan BDR sampai kondisi kualitas udara dinyatakan membaik dan aman bagi peserta didik.

“BDR terhitung mulai tanggal 16 September 2026 sampai dengan kondisi kualitas udara membaik dan dinyatakan aman,” demikian salah satu ketentuan dalam surat edaran tersebut.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 47 Tahun 2026 mengenai kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kabut asap di wilayah Kota Batam.

Bukan Libur, Siswa Tetap Belajar dari Rumah

Meski siswa tidak datang ke sekolah, Dinas Pendidikan menegaskan bahwa BDR bukan berarti kegiatan pembelajaran dihentikan.

Kepala satuan pendidikan diminta menyiapkan metode pembelajaran dan bahan ajar yang menyesuaikan kondisi serta keterbatasan akses peserta didik di masing-masing wilayah.

Sekolah juga wajib memantau perkembangan proses belajar sekaligus kondisi kesehatan peserta didik selama kebijakan BDR berlangsung.

Kehadiran dan aktivitas belajar siswa tetap harus dicatat serta didokumentasikan. Kepala sekolah kemudian diminta melakukan supervisi dan pemantauan secara berkala serta menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan Kota Batam.

Laporan tersebut mencakup pelaksanaan BDR, perkembangan kualitas udara, hingga kondisi kesehatan warga sekolah.

Orang Tua Diminta Batasi Aktivitas Anak di Luar Rumah

Selama BDR diterapkan, orang tua atau wali murid memiliki peran penting dalam memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran.

Orang tua diminta mendampingi dan mengawasi aktivitas belajar anak dari rumah. Aktivitas di luar rumah maupun kegiatan di ruang terbuka juga dianjurkan untuk dibatasi selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Dinas Pendidikan turut mengingatkan keluarga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memastikan anak mendapat asupan air putih yang cukup, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.

Kapan Siswa Batam Kembali ke Sekolah?

Belum ada tanggal pasti kapan pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan.

Dinas Pendidikan Kota Batam akan mengevaluasi kebijakan BDR secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di wilayah terdampak.

Dengan demikian, kembalinya siswa ke sekolah akan bergantung pada kondisi kualitas udara dan tingkat keamanan bagi peserta didik.

Selama kualitas udara belum dinyatakan aman, kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan dari rumah sebagai langkah pencegahan terhadap dampak paparan kabut asap.

No More Posts Available.

No more pages to load.