LenteraKepri.com,Batam – Tumpukan Sampah di pinggir Jalan Marcopolo, Sungai Lekop depan Masjid Aimin sangat mengganggu kenyamanan. Selain mengeluarkan bau tidak sedap, sampah-sampah ini juga kerap menyebabkan banjir di sekitar lokasi karena terseret hujan hingga masuk ke dalam sungai.
Menurut salah satu warga, Elfi, lokasi tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah sementera (TPS) sebelum diangkut ke tempat pembuangan umum (TPU). Namun, masih juga orang-orang membuang sampah di lokasi hingga menumpuk dan bertebaran di sepanjang tepi jalan. Hal ini terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
“Sebenarnya sampah sudah diangkut petugas dari Dinas Kebersihan setiap tiga hari. Warga sekitar sudah berupaya untuk melakukan pelarangan dengan membuat papan larangan membuang sampah. Tetapi masih banyak yang tidak menghiraukan larangan ini,” ujar Elfi, Rabu (21/5/2025).
Dijelaskan Elfi, sampah – sampah yang ada bukan dari warga setempat, melainkan ulah masyarakat atau pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.
“Sebenarnya pembuangan sampah liar ini terjadi bukan karena masyarakat tidak mau membuang
sampah pada tempatnya, namun menurut informasi yang saya dapat, hal itu dikarenakan petugas kebersihan belum masuk untuk mengangkut sampah warga di RW10,” jelas Elfi.
“Warga sekitar sudah koordinasi dengan Petugas Dinas Kebersihan terkait. Bahwa ketika ada tumpukan sampah baik di TPS atau tumpukan sampah liar agar segera diambil secepatnya atau segera ditindak tegas jika kedapatan orang yang membuangnya,” tambahnya.
Sementara salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi, Emin, mengungkapkan, dengan adanya sampah di jalan ini, kerap mengganggu aktivitas pengguna jalan.
“Namanya smapah, pastinya mengeluarkan bau tidak sedap. Terkadang sampah ini sampaimenumpuk hingga memakan badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Posisi sampah ini juga berada di pinggir sungai dan sering masuk ke dalam sungai, sehingga saat hujan turun mengakibatkan banjir,” ungkap Emin.
Baca: Pengurus PWI Batam Diberi Pembekalan Kode Perilaku Wartawan, PD-PRT Hingga Dinamika PWI Saat Ini
Harapannya, agar sampah – sampah yang ada secepatnya atau setiap hari dibersihkan atau diambil oleh petugas terkait. Tidak hanya itu, juga harus diberikan tindak tegas untuk masyarakat yang membuang sampah liar di sekitar ruas Jalan Marcopolo ini.
Sementara itu, Rian pengguna jalan turut berharap agar sampah – sampah yang menumpuk di ruas jalan marcopolo, sungai lekop, segera diambil.
“Saya sebagai pengguna jalan miris melihat tumpukan sampah jalan tersebut. Harapannya agar sampah segera diambil setiap harinya oleh petugas terkait. Terlebih Masyarakat juga bisa melaporkan kepada pihak terkait, agar segera adanya penindakan,” harapnya.
Sejauh ini, untuk mengatasi persoalan ini warga setempat selalu berkoordinasi dengan petugas kebersihan.






