LenteraKepri.com, Batam – Tokoh masyarakat bersama elemen masyarakat Kecamatan Belakang Padang menyambut dengan baik rencana dari Dinas Perikanan Kota Batam terkait program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini, diharapkan dapat memecahkan persoalan nelayan di Belakang Padang, seperti kurangnya infrastruktur stasiun bahan bakar.
Salah satu tokoh masyarakat, M Abas, mengatakan, konsep Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tersebut urgen bagi Batam, khususnya untuk daerah hinterland seperti Kecamatan Belakang Padang. Seluruh tokoh masyarakat beserta nelayan, Ormas, tokoh pemuda Kecamatan Belakang Padang menyambut baik jika Pemerintah Kota Batam yg berencana melakukan program KNMP dengan membangun SPBU untuk nelayan di Kecamatan Belakang Padang.
“Jika ini dilakukan, akan sangat membantu nelayan dalam mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa harus menempuh jarak jauh ke daratan utama,” ucapnya, Sabtu (21/6/2025).
Baca: Diskusi dengan PWI Batam: KPLP Lapas Tanjung Pinang Keluhkan Pemberitaan Merugikan
Abas menjelaskan, keberadaan SPBU nelayan di Kecamatan Belakang Padang akan mengurangi beban biaya dan jarak tempuh nelayan. Konsep KNMP ini mencakup pembangunan infrastruktur pendukung seperti dermaga, SPBU Nelayan, pabrik es, bengkel kapal, serta bantuan alat tangkap.
Fasilitas tersebut akan diintegrasikan dengan koperasi nelayan, termasuk melibatkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) untuk pengelolaan unit usaha dan distribusi bantuan.
“Program ini dirancang untuk meningkatkan produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan serta mendongkrak kesejahteraan nelayan. Semoga program ini bisa diimplementasikan secepatnya,” tutup Abas.






