Rapat Paripurna DPRD Batam Memanas! Hendra Asman Mangkir Lagi, Gerindra dan NasDem Desak BK Bertindak

oleh -
oleh
Rapat Paripurna DPRD Batam Ricuh! Hendra Asman Mangkir Lagi, Gerindra dan NasDem Desak BK Bertindak
Rapat Paripurna DPRD Batam, Rabu (12/11/2025) memanas. Anggota fraksi Gerindra, Anwar Anas meminta BK DPRD Batam menindak Waka Hendra Asman (ist)

LenteraKepri.com, Batam — Rapat Paripurna DPRD Kota Batam dengan agenda laporan dan pengambilan keputusan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mendadak ditunda pada Rabu (12/11/2025). Alasannya bukan teknis, melainkan karena ketidakhadiran Wakil Ketua III DPRD Batam dari Fraksi Golkar, Hendra Asman, yang kembali absen dalam sidang penting tersebut.

Rapat yang dibuka pukul 14.00 WIB dan dipimpin oleh Ketua DPRD Batam Kamaludin berlangsung sangat singkat. Hanya dalam waktu 20 menit, rapat sudah ditutup setelah sejumlah anggota dewan bereaksi keras mempertanyakan absennya Hendra Asman.

“Ini sudah kesekian kalinya, Waka III kembali tidak nampak dan tidak hadir dalam agenda rapat penting. Dia juga tidak pernah hadir sebagai anggota DPRD Batam,” tegas Anwar Anas, Anggota Fraksi Gerindra, sebelum rapat ditutup pukul 14.20 WIB.

Anwar mendesak agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam segera turun tangan menegakkan disiplin.

“Kami dari Fraksi Gerindra mendesak agar BK memberi teguran atau tindakan tegas. Sebagai penjaga marwah DPRD, Ketua BK harus konsisten,” tambahnya.

Desakan serupa datang dari Jefri, Anggota Fraksi NasDem, yang menilai BK harus lebih proaktif dalam menjaga kedisiplinan para anggota.

“Apabila BK tidak mampu memberikan teguran, maka kami mendesak agar Ketua BK diganti. Kalau tidak mau diganti, maka proaktiflah,” tegas Jefri lantang di ruang sidang.

Tanggapan Ketua BK DPRD Batam

Menanggapi sorotan tajam itu, Ketua BK DPRD Batam Muhammad Fadli dari Fraksi PPP menjelaskan bahwa Hendra Asman tengah menjalani perawatan kesehatan.

“Ketua III sedang tidak sehat, tapi laporan anggota DPRD tetap harus ditindaklanjuti. Kami akan melakukan evaluasi dan mencari solusi terbaik,” ujar Fadli seperti dikutip kompas, Kamis (13/11/2025).

Fadli juga mengungkap bahwa dirinya sempat bertemu dengan Hendra beberapa hari sebelumnya dan membenarkan bahwa sang wakil ketua masih menjalani pengobatan.

“Beliau masih masa pengobatan. Kami sudah melihat kondisinya secara langsung,” jelasnya.

Namun, Fadli mengakui hingga kini BK belum menerima surat resmi atau rekam medis yang membuktikan kondisi kesehatan Hendra Asman.

“Kami belum menerima surat atau bukti medis beliau. Semua tetap harus melalui prosedur dan koordinasi dengan fraksi,” tutupnya.

Rapat yang seharusnya menjadi momentum penting pembahasan APBD 2026 itu pun terpaksa ditunda tanpa keputusan.

Kini publik menanti langkah tegas dari Badan Kehormatan DPRD Batam, apakah akan menegur atau memberi sanksi terhadap absensi berulang salah satu pimpinan dewan tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.