LenteraKepri.com, Batam – Film IT (2017) menceritakan sekolompok anak-anak pemberani yang diburu dan memburu sesosok badut yang dapat merubah wujud menjadi sosok yang menyeramkan.
Film IT (2017) mencatat sukses besar di box office global dengan pendapatan lebih dari $700 juta dari anggaran produksi sebesar $35 juta, menjadikn film ini sebagai film horor terlaris.
Film ini diproduksi New Line Cinema bersama Vertigo Entertainment dan Lin Pictures, serta hak edar film sepenuhnya dimiliki secara global oleh Warner Bros Pictures.
Sinopsis
Pada bulan Oktober 1988, Bill Denbrough, yang berusia dua belas tahun membuatkan sampan layar kertas untuk Georgie, adik laki-lakinya yang berusia enam tahun.
Georgie menghanyutkan sampan kertas itu di sepanjang jalanan kota kecil Derry, Maine, yang sedang diguyur hujan. Sampan kertas jatuh ke dalam saluran pembuangan air hujan.
Saat mencoba mengambilnya, Georgie melihat sesosok badut di dalam saluran tersebut yang memperkenalkan diri sebagai “Pennywise the Dancing Clown” (Pennywise si Badut Penari). Sang badut memancing Georgie untuk mendekat, menggigit putus lenganny, dan menyeretnya masuk ke dalam saluran pembuangan bawah tanah.
Musim panas tahun berikutnya, di bulan Juni 1989, Bill dan teman-teman – Richie Tozier, Eddie Kaspbrak, dan Stanley Uris – berurusan dengan sekelompok perundung yang lebih tua: Henry Bowers, Belch Huggins, Patrick Hockstetter, dan Victor Criss.
Bill, yang masih dihantui oleh hilangnya Georgie, menduga bahwa jenazah adiknya mungkin terbawa arus hingga ke sebuah lahan rawa tak terurus yang dikenal sebagai “the Barrens”.
Ia dan teman-temannya melakukan penyelidikan, karena meyakini Georgie mungkin masih hidup. Menjadi sasaran kelompok Bowers, Ben melarikan diri ke arah Barrens dan bertemu dengan kelompok Bill.
Mereka menemukan sepatu kets milik seorang gadis yang hilang bernama Betty Ripsom, sementara Patrick tewas dibunuh oleh arwah anak-anak yang telah tenggelam saat ia sedang mencari Ben di dalam saluran pembuangan bawah tanah.
Kemudian, kelompok itu berteman dengan seorang anak yatim piatu bernama Mike Hanlon setelah menyelamatkannya dari gangguan Bowers.
Setiap anggota kelompok pernah menghadapi wujud mengerikan Pennywise. Menamai kelompok mereka “The Losers’ Club”, mereka menyadari bahwa mereka semua sedang diincar oleh mahluk yang sama. Mereka menyebutnya, IT.






