LenteraKepri.com, Batam – Polda Kepulauan Riau melakukan mutasi besar-besaran terhadap 477 personel yang terdiri dari Perwira dan Bintara. Rotasi ini menjadi bagian dari langkah regenerasi internal sekaligus penguatan organisasi di wilayah hukum Kepulauan Riau.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/80/IV/2026 hingga STR/84/IV/2026 tertanggal 23 April 2026. Mutasi ini mencakup 103 Perwira Rutin, 173 Bintara, 47 Bintara Remaja, serta 47 Bintara Sekolah Bintara Polri (SBP).
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta pembinaan karier.
“Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia menambahkan, mutasi tidak hanya berfokus pada pergeseran jabatan atau tour of duty, tetapi juga perpindahan wilayah penugasan atau tour of area. Langkah ini bertujuan memperkaya pengalaman personel dalam menghadapi berbagai karakteristik wilayah di Kepri.
Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergeseran, mulai dari tingkat Polda hingga Polres jajaran. Di antaranya posisi Wakapolres Karimun, Wakapolres Bintan, hingga sejumlah Kapolsek di wilayah Polresta Barelang.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penunjukan Tigor Dabariba sebagai Kapolsek Bengkong. Selain itu, sejumlah perwira lainnya juga mendapat promosi maupun penugasan baru sebagai bagian dari pengembangan karier.
Beberapa nama yang mengalami rotasi di antaranya AKBP Gilang Akbar yang kini menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimsus, AKBP Rudi Syahriadi Idris sebagai Kakorsis SPN, hingga Kompol Eri Sujati yang dipercaya menjabat Wakapolres Karimun.
Tak hanya itu, pergeseran juga terjadi di tingkat perwira pertama seperti AKP dan Iptu, termasuk penempatan baru di wilayah strategis seperti Natuna, Karimun, dan Barelang.
Nona Pricillia Ohei menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi.
“Dengan adanya rotasi ini, diharapkan kinerja organisasi semakin efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Riau,” tutupnya.
Mutasi besar ini diharapkan mampu membawa semangat baru di tubuh Polri, khususnya di Kepri, dalam meningkatkan pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan di daerah.







