LenteraKepri.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memperkuat soliditas serta meningkatkan kapasitas dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, peran kader PKK sangat penting dalam membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Jambore Kader PKK Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini diikuti kader PKK dari 12 kecamatan se-Kota Batam.
Mengusung tema “Bersinergi Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”, jambore tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, meningkatkan kemampuan kader, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan gerakan PKK.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai jambore bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga wadah untuk membangun kebersamaan dan menyatukan semangat seluruh kader PKK.
“Melalui jambore ini, kita berharap kebersamaan dan soliditas semakin kuat. Seluruh kader harus memiliki pandangan dan semangat yang sama dalam menjalankan peran serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, kader PKK memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui pemberdayaan keluarga. Berbagai program pemerintah, menurutnya, akan lebih optimal apabila mendapat dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk dari lingkungan keluarga.
Amsakar juga mengajak kader PKK mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan bahwa cita-cita tersebut membutuhkan kerja bersama, termasuk upaya mengatasi berbagai persoalan seperti kemiskinan, ketertinggalan pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita harus terus berikhtiar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pada 100 tahun kemerdekaan nanti, kita ingin Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan sejahtera, serta mampu keluar dari berbagai persoalan pembangunan. Untuk mewujudkannya, keluarga harus menjadi fondasi utama,” pesannya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengatakan, tema jambore tahun ini menegaskan pentingnya pembangunan keluarga sebagai bagian mendasar dari pembangunan masyarakat dan daerah.
“Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat. Jika keluarganya kuat, sehat, berdaya, dan berkarakter, Kota Batam yang kita cintai ini juga akan menjadi kuat,” ungkap Erlita.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dari 12 kecamatan yang telah berpartisipasi. Menurutnya, jambore menjadi wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi kader untuk memperluas wawasan, mengasah kreativitas, serta meningkatkan keterampilan dalam menjalankan tugas pemberdayaan keluarga.
Jambore Kader PKK Kota Batam 2026 dimeriahkan dengan sembilan jenis perlombaan, yakni yel-yel PKK, penilaian tenda, simulasi lima langkah Posyandu, cerdas cermat, cipta menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pidato Ketua TP PKK Kelurahan, penyuluhan, Rangking 1, dan outbound.
Berbagai perlombaan tersebut dirancang untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kekompakan kader dalam menjalankan program PKK di wilayah masing-masing.
Rangkaian pembukaan juga ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Kecamatan Sekupang, selaku juara umum sebelumnya, kepada ketua panitia. Piala tersebut selanjutnya akan diperebutkan kembali oleh seluruh peserta dalam jambore tahun ini.
Melalui kegiatan ini, Pemko Batam berharap kader PKK semakin solid dan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan demikian, program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Rilis Humas Diskominfo Batam/red)








