LenteraKepri.com, Batam – Bagi anda yang tidak ada rencana keluar rumah mengisi liburan diakhir pekan, mungkin ada baiknya mengisi waktu dengan menonton film melalui Neflix, vidio, atau melalui situs online lainnya.
Banyak film seru yang mendebarkan dapat ditonton melalui layar monitor, tablet, smart phone android, atau juga dapat ditonton melalui laptop, asalkan terhubung dengan jaringan seluler dan memiliki paket.
Film yang juga cukup banyak ditonton adalah film bergendre horor survival, seperti film The Shallows (2016). Meski diproduksi 10 tahun lalu, film ini sangat layak ditonton. Film garapan Jaume Collet-Serra, dan naskah film ditulis oleh Anthony Jaswinski, dirilis di Amerika Serikat pada 24 Juni 2016, oleh Columbia Pictures.
Sinopsis The Shallows (2016)
Tak lama setelah ibunya meninggal akibat kanker, Nancy Adams (Blake Lively), seorang mahasiswa kedokteran, pergi ke sebuah pantai yang indah dan mempesona terpencil di Meksiko untuk berselancar.
Pantai ini adalah pantai yang sama dengan yang pernah dikunjungi ibunya saat sedang mengandung dirinya. Carlos, seorang warga lokal yang ramah, mengantarnya dan meninggalkannya sendirian di pantai tersebut, sementara teman yang ikut bersamanya le Meksiko memilih tinggal di hotel untuk memulihkan diri setelah berpesta semalaman.
Nancy bergabung dengan dua warga lokal yang sudah berada di air, dan mereka bertiga berselancar selama beberapa jam. Saat beristirahat dari kegiatan berselancar, ia melakukan panggilan video dengan adik perempuannya, Chloe Adam (Sedona Legge).
Dalam percakapan yang emosional dengan ayahnya, terungkap bahwa Nancy sebenarnya adalah mahasiswa tingkat akhir, namun kematian ibunya baru-baru ini membuatnya mempertimbangkan untuk berhenti dari sekolah kedokteran sebelum lulus.
Saat melakukan sesi selancar terakhir hari itu, Nancy melihat bangkai seekor paus bungkuk muda di dekatnya. Ketika ia mulai berselancar kembali menuju pantai, seekor hiu besar menabraknya hingga terjatuh dari papan selancar. Ia terlempar ke dalam air dan tubuhnya beberapa kali membentur terumbu karang. Ia sempat mengapung, namun kemudian hiu tersebut menggigit kakinya.
Nancy berhasil mencapai dan memanjat bangkai paus itu, tetapi hiu tersebut menghantam bangkai paus itu dari bawah. Ia terjatuh lagi, namun berhasil berenang menuju sebuah batu karang terisolasi di dekat bangkai paus itu.
Ia menggunakan tali pengikat papan selancar (leash) sebagai tourniquet darurat untuk memperlambat pendarahan di kakinya. Kemudian, ia menggunakan perhiasannya untuk menjahit luka secara sederhana dan memanfaatkan lengan baju selamnya sebagai perban kompresi.
Nancy tertinggal sendirian saat warga setempat -yang tidak menyadari situasinya – meninggalkan pantai. Nancy menghabiskan malam di atas batu karang bersama seekor burung camar yang juga terluka akibat serangan hiu, dan menamainya Steven Seagull.
Keesokan paginya, ia berhasil menarik perhatian seorang pria lokal yang sedang mabuk di pantai, namun pria itu hanya melambaikan tangan kepadanya. Pria itu menemukan ransel Nancy di pantai dan mencuri beberapa barang miliknya, tetapi saat ia masuk ke air untuk mengambil papan selancar Nancy, ia tewas diserang hiu.
Beberapa jam kemudian, dua peselancar lokal yang sempat berselancar bersama Nancy sehari sebelumnya kembali ke lokasi tersebut. Meskipun Nancy berusaha memperingatkan mereka, keduanya tetap masuk ke air dan tewas diserang hiu.
Selamatkah Nancy dari sergapan hiu ganas? Saksikan saja filmnya sampai tuntas, dan jangan lupa ditemani dengan cemilan dan minuman.
