LenteraKepri.com, Jerez – Momen membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa. Ia sukses mengumandangkan lagu Indonesia Raya usai meraih kemenangan dramatis pada Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026).
Memulai balapan dari posisi ke-17, Ramadhipa tampil luar biasa dengan menyalip satu per satu rivalnya hingga finis pertama dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik.
Podium dilengkapi oleh Yaroslav Karpishin di posisi kedua dengan selisih tipis 0,212 detik, serta Mateo Marulanda di posisi ketiga.
Comeback Sempurna dari Race 1
Kemenangan ini menjadi penebusan manis bagi Ramadhipa setelah sebelumnya hanya finis ketujuh pada Race 1. Dengan hasil ini, pembalap asal Yogyakarta tersebut kini mengoleksi 34 poin di klasemen sementara.
Rahasia Manuver Penentu
Ramadhipa mengungkapkan, kunci kemenangannya ada pada keputusan krusial di lap terakhir. Ia membaca arah pergerakan lawan yang cenderung mengambil jalur kiri di tikungan terakhir.
Alih-alih mengikuti arus, ia justru memilih jalur berbeda—memanfaatkan celah kosong di sisi kanan.
“Di lap terakhir, saya melihat pembalap di depan bergerak ke kiri, jadi saya ambil ruang di kanan,” ungkapnya.
Tak hanya berani, Ramadhipa juga menjaga momentum tanpa banyak pengereman agar tetap melaju maksimal hingga garis finis.
“Saya berusaha melakukan manuver sempurna dan menjaga akselerasi hingga finis,” tambahnya.
Strategi tersebut terbukti jitu dan mengantarkannya meraih kemenangan pertama di ajang bergengsi ini.
Peluang Ikuti Jejak Veda Ega
Keberhasilan Ramadhipa semakin memperkuat posisi pembalap Indonesia di kancah internasional. Sebelumnya, Veda Ega Pratama juga mencatat prestasi gemilang dengan finis runner-up klasemen akhir Rookies Cup 2025 sebelum naik ke Moto3.
Jika konsisten, bukan tidak mungkin Ramadhipa akan mengikuti jejak tersebut menuju level yang lebih tinggi.
Lanjut ke Le Mans
Perjuangan Ramadhipa belum usai. Seri berikutnya Red Bull Rookies Cup 2026 akan digelar di Sirkuit Le Mans pada 9-10 Mei mendatang.
Dengan performa impresif di Jerez, peluang Ramadhipa untuk kembali bersinar terbuka lebar—dan Indonesia kembali berharap lagu kebangsaan berkumandang di podium dunia.








