LenteraKepri.com, Batam – Lomba Karya Jurnalistik dan Konten Digital yang digelar TNI Angkatan Udara melalui Lanud Hang Nadim Batam berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam, dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Batam ke-196, resmi memasuki babak akhir.
Seluruh karya peserta telah melalui proses penilaian menyeluruh yang dirampungkan oleh Dewan Juri pada Senin (22/12/2025). Rapat penentuan pemenang digelar sebagai tahap final untuk menetapkan karya terbaik pada dua kategori lomba, yakni karya tulis jurnalistik serta konten digital berbasis video dan visual.
Penilaian dilakukan secara profesional, objektif, dan independen oleh tiga dewan juri lintas sektor, yang terdiri dari unsur media, pemerintah, dan TNI Angkatan Udara. Ketiganya adalah Pengurus PWI Pusat Denni Risman, Staf Ahli BP Batam Muhammad Iqbal, serta Kepala Seksi Intelijen Lanud Hang Nadim Batam Kapten Sus Firmansyah Wisnu Budianto.
Pengumuman resmi para pemenang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (23/12/2025) bertempat di Lanud Hang Nadim Batam, Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Mengusung tema “Solidaritas TNI AU Hang Nadim dan Pemerintah Kota Batam untuk Sumatera”, lomba ini menjadi ruang ekspresi bagi insan pers dan kreator digital dalam menghadirkan karya-karya yang merefleksikan sinergi antara kekuatan pertahanan udara dan nilai kepedulian sosial.
Sebanyak 16 peserta ambil bagian dalam ajang ini, terdiri dari delapan peserta lomba karya tulis jurnalistik dan delapan peserta lomba konten digital. Seluruh karya dinilai berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi akurasi pemberitaan, kedalaman analisis, kreativitas penyajian, serta relevansi dengan tema yang diangkat.
Selain piagam penghargaan, para pemenang juga akan menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan dan kebangsaan kepada masyarakat luas.
Melalui lomba ini, panitia berharap insan media dan kreator digital dapat terus berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang mencerahkan, membangun empati publik, serta memperkuat citra TNI Angkatan Udara sebagai institusi pertahanan yang humanis dan dekat dengan rakyat.






