Lentera Batam – Peredaran minuman beralkohol (mikol) Rio Cocktail di Batam seakan menghilang. Hal itu diperkuat oleh pantauan yang dilakukan awak media dua hari terakhir.
Salah satunya ialah di pujasera yang berada di kawasan Simpang Kara, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.
Saat awak media mencoba menelusuri ke lokasi, jawaban para karyawan pun berbeda-beda. Ada yang mengatakan masih ada, namun ada juga yang mengatakan tengah kosong.
“Sepertinya ada, tapi langsung saja bertanya pada Sales Prokotion Girl (SPG) Rio-nya langsung,” ujar seorang pelayan perempuan yang menawarkan menu makanan, Rabu (9/11/2022).
Kemudian seorang wanita yang diduga merupakan SPG Rio Coctail di lokasi tersebut datang ke meja awak media, dan mengakui bahwa minuman tersebut lagi kosong.
Baca: Rio Cocktail, Mikol Impor Diduga Ilegal Beredar Bebas di Batam
“Lagi kosong bang, tidak tahu kenapa,” ujar wanita itu sembari menawarkan minuman yang lainnya.
Hanya saja, ketia awak media mengatakan bahwa kemarin masih ada, hal itu langsung ditimpal kalau malam ini kosong, seakan ada yang mengarahkan untuk memberikan jawaban tersebut.
Rio Cocktail sendiri, merupakan minuman beralkohol yang berasal dari China. Kemasan pada botol yang minuman ini seluruhnya bertulisan China, dan bahkan tidak memiliki label SNI.
Awak media pun sudah mengecek malalui layanan BPOm untuk memastikan apakah sudah terdaftar atau belum. Namun didapati bahwa minuman ini belum terdaftar.
Bahkan minuman ini masuk secara ilegal ke Batam. Hanya saja, Pihak Bea Cukai Batam belum mau memberikan keterangan lebih detail.
“Kami akan melakukan penelitian terkait produk ini, serta melakukan pengecekan apakah sudah ada izin impor atau belum,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Ricky Hanafie, Senin (7/11/2022).
Baca: Tak Terima Kekasihnya Dimarahi, Ra Nekat Tikam Leher Mantan Pacarnya di Bengkong
Meski demikian, Ricky juga mengakui bahwa pihaknya belum menemukan minuman tersebut saat melakukan pengecekan ke lapangan.
“Tim sudah turun ke salah satu tempat hiburan yang menyedikan minuman tersebut, tapi kata mereka tidak ada. Apakah lagi kosong atau disembunyikan, kita masih mendalami,” tambahnya.







