Respon Keluhan Warga, Camat dan Kapolsek Bengkong Tertibkan Parkir Semrawut di Seraya Atas

oleh -
Seraya Atas
Kapolsek didamping Kanitnya turun langsung bersama Camat Bengkong tertibkan parkir di Seraya Atas. (Foto: Dok)

LenteraKepri.com, Batam – Tim gabungan dari Polsek Bengkong, Kecamatan Bengkong, Danramil, Babinsa, dan Satpol PP menggelar penertiban terpadu di kawasan perdagangan Seraya Atas pada Sabtu (31/10/2026) malam. Langkah ini diambil guna merespons keluhan masyarakat terkait semrawutnya penataan parkir kendaraan yang kerap menggunakan bahu jalan.

Kegiatan pada Sabtu malam tersebut diawali dengan apel kesiapan personel di Mapolsek Bengkong sebelum tim bergerak menuju lokasi sasaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan raya yang terdiri dari empat jalur di kawasan Seraya Atas itu satu jalurnya sudah dipenuhi oleh deretan kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor. Bahkan pada waktu-waktu tertentu, kepadatan parkir kendaraan di lokasi tersebut biasanya bisa memakan hingga dua jalur jalan.

Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan langsung kepada Kapolda Kepri.

“Malam ini untuk menindaklanjuti kemarin pertemuan warga Bengkong dengan Bapak Kapolda, bahwa isinya alir berdasarkan aduan keluhan masyarakat bahwa di lokasi ini sering ada parkir seberawit,” ujar Tigor di lokasi kegiatan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, petugas memang menemukan kondisi parkir kendaraan yang tidak beraturan di sepanjang jalan Seraya Atas.

“Memang benar kita temukan, dan sebagian kita berikan himbauan untuk tertib menjaga ketertiban lokasi dan tempat berdagang yang ada di lokasi ini,” tambah Tigor.

Petugas juga menyoroti tidak adanya rambu-rambu larangan parkir yang terpasang di sepanjang kawasan padat aktivitas tersebut. Terkait temuan ini, AKP Tigor Dabariba menegaskan akan ada koordinasi lanjutan untuk merumuskan solusi jangka panjang.

“Dengan ada temuan hari ini, termasuk tadi yang dikeluarkan, ya, Bapak Pengelola, kami temui, nanti akan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bengkong, M. Fairus Batubara, membenarkan bahwa aktivitas perdagangan di Seraya Atas sudah berlangsung lama namun pengelolaan parkirnya belum tertata. Pihak kecamatan akan segera menyurati Dinas Perhubungan demi membangun sistem tata kelola perparkiran yang lebih rapi.

“Kami merasakan hasil tinjauan lapangan bahwa benar pedagang sudah melakukan kegiatan cukup lama, namun dari sisi parkiran belum tertata rapi,” kata Fairus.

Sebagai langkah konkret, pihak kecamatan berencana mengundang sekitar 80 hingga 88 pedagang setempat untuk menghadiri rapat koordinasi di Kantor Camat pada hari Rabu mendatang. Pertemuan tersebut ditujukan untuk menyamakan persepsi agar aktivitas roda ekonomi warga berjalan selaras dengan aturan hukum.

“Nanti kita undang ke kantor camat, kita rapat bersama Pak Kapolsek dan Pak Nadhafir bagaimana untuk menciptakan suatu kegiatan sini tetap kondusif,” tutur Fairus.

Selain persoalan lalu lintas, tim gabungan juga menyoroti masalah penumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase di lingkungan Seraya Atas. Menyikapi hal tersebut, pihak kecamatan dan Polsek Bengkong telah mengagendakan aksi gotong royong massal yang akan dilaksanakan pada hari Jumat.

“Ada sampah, baik dari drainase sampai lingkungan di bawah. Jadi kita nanti tindak lanjut di Sabtu atau hari Selasa. Rabu ini kita rapat. Nanti insya Allah di hari Jumat, pas dengan kegiatan dari Polsek, kita melakukan kegiatan gotong royong massal di sini,” ungkapnya.

Di sela pemeriksaan, petugas juga memastikan tidak menemukan adanya peredaran minuman beralkohol (mikol) ataupun tuak di sekitar lapak pedagang Seraya Atas.

“Sampai saat ini kami tinjau, dan berdasarkan kami tanya, belum ada. Tidak ada ditemukan Mikol, ataupun Tuak, ataupun sejenisnya,” tegas Fairus.

Camat Bengkong menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengawasan ini akan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Meski saat ini langkah yang diambil masih bersifat persuasif, pihak kecamatan siap melakukan penindakan tegas jika mendapat instruksi dari otoritas yang lebih tinggi.

“Karena kami dari jajaran kecamatan, Polsek, sifatnya himbauan, persuasi, kondusif. Tapi kalau memang dibutuhkan untuk melakukan penindakan, kami tinggal tunggu putusan lebih tinggi nantinya,” tegas Fairus.

Di akhir kegiatan, M. Fairus Batubara memberikan himbauan penutup agar para pedagang dan pengunjung Seraya Atas dapat saling menjaga fasilitas umum. Mengingat jalur utama tersebut merupakan lintasan rawan kecelakaan bagi kendaraan bertonase besar, penataan parkir menjadi hal yang mendesak.

“Bagi saudara-saudara kita yang berjualan, artinya mencari rezeki tidak dilarang, tapi mohon jangan melanggar aturan. Begitu juga bagi para pengunjung, silakanlah menikmati lingkungan, pemandangan, tapi jangan juga mengganggu arus lalu lintas,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.