UMKM Batam Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga! Pemko Gandeng Bank Sumut, Plafon Bakal Naik Rp100 Juta

oleh -
UMKM Batam Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga! Pemko Gandeng Bank Sumut, Plafon Bakal Naik Rp100 Juta
Wali Kota Batam Amsakar lakukan kerjasama dengan Bank Sumut untuk perkuat pinjaman bagi pelaku UMKM Batam (mc batam)

LenteraKepri.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kerja sama dengan PT Bank Sumut, Pemko Batam resmi meluncurkan Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen, yang memungkinkan pelaku UMKM memperoleh pinjaman tanpa dibebani bunga maupun margin.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Batam dan PT Bank Sumut, yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada koperasi berprestasi berdasarkan Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2025 di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam Salim, jajaran kepala OPD, Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut Faisal Panggabean, serta pengurus koperasi se-Kota Batam.

Amsakar: Pembangunan Tak Lagi Hanya Soal Infrastruktur

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa arah pembangunan Batam kini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas ekonomi.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik semata, tetapi harus menghadirkan pemberdayaan. Penguatan kapasitas SDM dan ekonomi masyarakat harus mulai dipersiapkan dari sekarang. Jika tidak, kita akan tertinggal,” ujar Amsakar.

Ia juga mengapresiasi capaian koperasi di Kota Batam yang berhasil memperoleh predikat sehat dan cukup sehat. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

Pinjaman Tanpa Bunga, Plafon Awal Rp20 Juta

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa program kerja sama dengan Bank Sumut bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi UMKM tanpa bunga maupun margin.

Program ini menyasar pelaku usaha seperti pedagang kecil, pelaku usaha kuliner, hingga sektor usaha mikro lainnya dengan plafon pinjaman awal hingga Rp20 juta tanpa agunan.

Bank Sumut menjadi mitra perbankan ketiga dalam program subsidi bunga 0 persen setelah Bank BTN dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Pemko Batam juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan Bank Jatim.

“Alokasi anggaran yang disiapkan saat ini mencapai Rp3 miliar. Atas arahan Bapak Wali Kota dan dukungan Bapelitbangda, ke depan diusulkan peningkatan plafon pinjaman dari Rp20 juta menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar manfaat program semakin besar bagi pelaku UMKM,” kata Salim.

Lebih dari Seribu Koperasi Terdaftar di Batam

Berdasarkan data Online Data System (ODS) hingga Juni 2026, terdapat 1.132 koperasi yang terdaftar di Kota Batam. Dari jumlah tersebut, 375 koperasi berstatus aktif.

Sementara itu, hasil Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2025 menunjukkan:

16 koperasi memperoleh predikat Sehat.
27 koperasi memperoleh predikat Cukup Sehat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola koperasi yang baik, transparan, dan akuntabel.

Bank Sumut Siap Dukung UMKM Batam

Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemko Batam kepada Bank Sumut sebagai mitra penyalur pembiayaan.

Ia menegaskan Bank Sumut siap menghadirkan layanan pembiayaan yang inklusif, cepat, dan mudah diakses oleh pelaku usaha mikro.

“Program Subsidi Bunga yang kita tandatangani hari ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk memperoleh pembiayaan yang lebih ringan. Kolaborasi yang kuat akan melahirkan ekonomi yang tangguh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam,” ujarnya.

Komitmen Bangun Ekonomi Kerakyatan

Selain program pembiayaan tanpa bunga, Pemko Batam juga terus memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland, peningkatan layanan kesehatan, hingga berbagai program perlindungan sosial.

Pada akhir kegiatan, Wali Kota Batam menyerahkan penghargaan kepada koperasi terbaik sekaligus mengajak seluruh pengurus koperasi untuk terus menjaga tata kelola organisasi melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin.

Amsakar berharap kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan koperasi dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan UMKM yang naik kelas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.