LenteraKepri.com, Batam – Uninhabited (Tidak Berpenghuni) adalah film horor misteri Australia dengan latar pantai yang indah dan eksotis.
Film ini diproduksi tahun 2010, disutradarai oleh Bill Bennett dan dibintangi oleh Geraldine Hakewill dan Henry James. Uninhabited mengambil lokasi di Masthead Island, Great Barrier Reef, Queensland, Australia.
Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Cannes 2010, dan di Australia selama Festival Film Internasional Melbourne 2010.
Menonton film ini membuat bulu kuduk berdiri, dan direkomendaikan ditonton untuk usia 18 tahun keatas.
Sinopsis Uninhabited
Beth dan Harry, mahasiswa biologi kelautan sekaligus pasangan muda yang mencari pengalaman liburan unik, menghabiskan sepuluh hari di sebuah pulau karang terpencil nan indah di kawasan Great Barrier Reef, Australia, sembari mendokumentasikan petualangan mereka menggunakan kamera video.
Pada dua hari pertama, mereka menyadari bahwa mereka tidak sendirian, dan ternyata pulau tersebut menyimpan sejarah yang kelam. Merasa dihantui oleh kehadiran sosok tak kasat mata, mereka menemukan sebuah makam tak terurus di dekat gubuk tua; di dinding bagian dalam gubuk itu terdapat sebuah gambar lama dan tujuh tanda guratan hitungan.
Saat memeriksa rekaman kamera, mereka mendapati adanya rekaman yang memperlihatkan mereka sedang tertidur. Merasa cemas, Beth ingin segera pergi, namun Harry bersikeras untuk tetap tinggal karena mengira ada orang-orang iseng yang sedang mengerjai mereka.
Mereka sempat melihat nelayan bersenjata di atas perahu, dan belakangan menyadari bahwa makam tersebut telah diubah tampilannya—kini dihiasi karang merah dan dilengkapi salib kayu di bagian kepala makam yang bertuliskan “Coral”.
Keesokan harinya, Beth dan Harry menemukan potongan-potongan teripang yang digantung pada seutas tali di dekat situ. Pada titik ini, mereka sadar bahwa mereka sedang dalam bahaya, terlebih lagi ponsel yang rencananya akan digunakan untuk meminta pertolongan telah hilang.
Saat mencari ponsel tersebut, mereka bertemu dengan Spiro (Billy Milionis) dan Elias (Terry Siourounis), dua nelayan asal Yunani yang berperilaku tidak waras yang sempat mereka lihat sehari sebelumnya.
Akibat mengintai area dan perahu para nelayan tersebut serta menuduh mereka mencuri ponsel, Beth dan Harry akhirnya diikat. Beth mengalami pelecehan seksual, namun sebuah kejadian tak terduga mengganggu para nelayan itu; setelah salah satu dari mereka terluka, mereka melarikan diri dari pulau menggunakan perahu, sementara Beth dan Harry berhasil melepaskan diri.
Keesokan harinya, Beth membaca sebuah buku harian lama yang tertinggal di gubuk itu. Ia mengetahui bahwa sosok hantu tersebut adalah seorang gadis bernama Coral (Tasia Zalar), penduduk asli pulau yang bekerja memanen teripang untuk sebuah perusahaan pada tahun 1920-an.
Setelah kakinya menginjak ikan batu yang beracun, ia menjadi bahan ejekan dan diperkosa oleh tujuh pria dari perusahaan tersebut. Sejak kematiannya, arwahnya menuntut balas dendam tanpa pandang bulu terhadap semua pria yang mengunjungi pulau itu.
Beth larut dalam kisah yang awalnya dianggap sebagai bualan belaka oleh Harry; Beth bahkan mengakui bahwa ia akan melakukan hal yang sama seperti Coral jika ia berada di posisi korban.
Menyadari bahaya besar yang mengancam, keesokan harinya mereka berencana menyalakan api unggun dengan harapan tim penyelamat akan menemukan mereka. Berhasilkah Harry dan Beth keluar hidup-hidup dari paantai dan pulau berhantu itu?








