LenteraKepri.com, Batam – Curah hujan yang cukup tinggi melanda Kota Batam dalam beberapa hari terakhir, sehingga sangat rentan menyebabkan bencana alam seperti banjir, longsor dan lainnya. Mengantisipasi hal tersebut, personil Ditsamapta Polda Kepri bergerak cepat melakukan patroli di wilayah Kota Batam, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan anggota dan pengecekaan kendaraan serta peralatan SAR yang disiagakan jika ada bencana sekitar pukul 9.45 WIB, yang dipimpin langsung PS Kanit Sipammat Ditsamapta Polda Kepri, Ipda Jemmy Hatmoko.
Usai apel, personil langsung bergerak menggunakan satu unit mobil SAR mengitari wilayah Batam. Dalam patroli, dilakukan pengecekan dan pemantauan di parit atau saluran air yang berpotensi terjadi penyumbatan, membersihkan parit atau saluran air yang tersumbat akibat sampah.
Baca:Moto3 Catalunya Spanyol 2026: Veda Ega Gagal Auto Lolos Q2, Wajib Tempur di Q1 Demi Start Terbaik
“Ini merupakan atensi dari Bapak Kapolda Kepri melalu Ditsamapta untuk bergerak cepat mengantisipasi agar tidak terjadi bencana alam karenacurah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini,” ungkap Jemmy, Sabtu sore.
Untuk peralatan yang disiagakan lanjutnya, berupa satu mobil SAR, 1 set selang dan nozel penyemprot air, 4 PCS life jacket, 4 unit helm, 1 set perlengkapan refling, 1 unit lampu lapangan dan 1 unit chainsaw untuk mengevakuasi jika ada pohon yang tumbang ke jalan.
“Untuk kegiatan ini kami melakukan pemantauan mulai dari Jalan Hang Tuah dan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Setiap parit kami lakukan pengecekan apakah ada sampah yang menyumbat saluran air,” jelas Jemmy.
Baca: BMKG Peringatkan Hujan Guyur Batam Siang Hingga Sore Ini, Simak Prakiraan Cuaca Lengkap 16 Mei 2026
Selama patroli, pihaknya tidak menemukan genangan air atau banjir, serta arus lalu lintas berjalan aman dan lancar.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkativitas di luar rumah, terutama harus berkendara ketika hujan, karena dapat menimbulkan kecelakaan,” tutupnya.






