LenteraKepri.com, Batam — Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Amsakar Achmad, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan Masjid Agung Raja Hamidah di kawasan Batamcentre. Proyek masjid megah yang digadang menjadi ikon baru Kota Batam ini kini memasuki tahap penting, dengan fokus pada penyelesaian landscape, pagar, dan dua menara utama pada tahun ini.
Senin (13/10/2025), Amsakar turun langsung ke lokasi proyek untuk meninjau progres pekerjaan. Ia memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan teknis yang telah ditetapkan pemerintah kota.
“Saya menindaklanjuti hasil rapat dengan konsultan perencana, pengawas, dan OPD teknis beberapa waktu lalu. Hari ini saya ingin memastikan semuanya berjalan sebagaimana yang direncanakan,” ujar Amsakar di sela-sela kunjungannya.
Dilansir mediacenter Pemko Batam, Selasa (14/10/2025), Amsakar menjelaskan, pengerjaan tahun ini menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025. Adapun fokusnya meliputi pembangunan pagar, penanganan genangan air di area sekitar masjid, serta penyelesaian dua menara dan penataan landscape agar lingkungan masjid terlihat lebih asri dan representatif.
Dalam arahannya, Amsakar menekankan agar seluruh pihak yang terlibat—baik konsultan pengawas, perencana, maupun pelaksana proyek—tetap berpedoman pada desain dan keputusan teknis yang telah disepakati.
“Kalau di gambar rencana A, maka pelaksanaannya juga harus A. Tidak boleh berubah. Saya juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar hasilnya terbaik dan tidak perlu diperbaiki berulang-ulang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Amsakar menyampaikan bahwa sejauh ini progres pembangunan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras di lapangan.
“Kita ingin progresnya terus berlanjut hingga tuntas. Semua berjalan sesuai rencana waktu, mutu, dan pelaksanaan. Semoga pembangunan ini segera rampung dan menjadi kebanggaan masyarakat Batam,” tutupnya penuh optimisme.
Dengan selesainya dua menara megah dan penataan kawasan yang lebih indah, Masjid Agung Raja Hamidah diharapkan tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi dan simbol kemegahan Batam sebagai kota modern yang religius. (dr)






