LenteraKepri.com, Batam – Masyarakat Batam diminta lebih waspada terhadap maraknya penipuan tiket penyeberangan yang beredar di luar sistem resmi. Pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam menemukan adanya tiket yang tidak terdaftar dalam sistem pemesanan resmi.
Melalui pengumuman kepada masyarakat, ASDP Batam mengingatkan bahwa tiket resmi penyeberangan hanya dapat dibeli melalui sistem pemesanan daring Ferizy.
Pemesanan tiket resmi dapat dilakukan melalui situs trip.ferizy.com atau melalui agen serta mitra resmi yang telah bekerja sama dengan ASDP.
“Ditemukan tiket yang tidak berasal dari sistem resmi pemesanan ASDP dan tidak terdaftar dalam sistem Ferizy,” demikian isi imbauan yang disampaikan ASDP Batam.
ASDP juga menjelaskan sejumlah ciri tiket yang patut dicurigai sebagai tiket tidak valid atau palsu.
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah kode booking atau QR code yang tidak terdaftar dalam sistem Ferizy.
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap tiket yang ditawarkan melalui jalur tidak resmi seperti WhatsApp, media sosial, atau perantara yang tidak jelas.
Untuk menghindari kerugian akibat penipuan, masyarakat diimbau membeli tiket hanya melalui kanal resmi.
Pembelian dapat dilakukan melalui situs resmi Ferizy maupun melalui agen resmi yang telah ditunjuk oleh ASDP.
ASDP Batam juga meminta masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran tiket dari perantara yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.
Jika menemukan indikasi praktik percaloan maupun penipuan tiket, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas di pelabuhan atau melalui call center 191.
Pihak ASDP menegaskan akan menindak tegas pelaku percaloan tiket dengan bekerja sama dengan aparat berwenang.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan tiket penyeberangan yang merugikan.






