LenteraKepri.com, Batam – Bakat literasi anak muda Batam kembali mencuri perhatian. Nada Salsabila Kamil, penulis muda berbakat asal Kota Batam, resmi merilis novel terbarunya berjudul “Riana” pada 15 Januari 2026. Karya ini menambah deretan prestasi Nada yang masih berusia 17 tahun, namun telah produktif menelurkan karya sastra.
Novel Riana diterbitkan melalui kolaborasi dengan Androcenta dan Chars Publishing, penerbit yang sebelumnya juga mengawal empat novel Nada lainnya, yakni Antagonis Couple, Depresi, Sisi Gelap, dan Father.
Gadis kelahiran Batam, 22 Desember 2008 ini bukan nama baru di dunia literasi Kepulauan Riau. Pada tahun 2024, Nada pernah dinobatkan sebagai Duta Ayo Jadi Penulis, sebuah penghargaan yang diselenggarakan Jaringan Siber Media Indonesia (JMSI) Provinsi Kepri bekerja sama dengan Polda Kepri, saat ia masih duduk di bangku kelas 10 SMKN 4 Batam.
Kini, Nada tengah menempuh pendidikan kelas 11 jurusan Analisis Pengujian Laboratorium (APL) di SMKN 4 Batam, Kecamatan Sekupang. Di tengah kesibukan sekolah, ia tetap konsisten menulis dan berkarya.
19 Judul cerita
Tak main-main, hingga saat ini Nada telah menuntaskan lebih dari 19 judul cerita, di antaranya Pemuda Pancasila, Petrichor, Fall in Love, Love to Death, Ghost Girl, hingga Zergan; 100,0% Playboy. Kecintaannya pada dunia tulis-menulis sendiri telah tumbuh sejak usia 12 tahun.
Sebelum menempuh pendidikan di SMK, Nada tercatat pernah bersekolah di TK Al Azhar Baloi, SDN 006 Sekupang, dan SMPN 3 Sekupang. Perjalanan panjang pendidikan tersebut menjadi bagian dari proses kreatif yang membentuk karakter tulisannya.
Sebagian besar karya Nada mendapatkan respon positif dari pembaca, khususnya karena keberaniannya mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti kesehatan mental, lingkungan hidup, pertemanan, hingga konflik sosial. Novel-novelnya, termasuk Riana, saat ini dapat dibeli melalui platform e-commerce Shopee.
Berbagi Kreatifitas di Youtube
Tak hanya lewat buku, Nada juga aktif membagikan ide dan tulisannya melalui platform membaca online. Ia bahkan memiliki kanal YouTube bernama naadaablas atau park chimchim dengan lebih dari 24 ribu subscriber, sebagai wadah menyalurkan kreativitasnya.
Ke depan, Nada memiliki mimpi besar. Selain bercita-cita menjadi perawat, ia juga ingin dikenal sebagai penulis nasional ternama, mengikuti jejak Tere Liye dan Ita Karin.
Ia berharap karya-karyanya yang diterbitkan bersama Androcenta dan Chars Publishing dapat dipasarkan lebih luas, termasuk masuk ke toko buku Gramedia di seluruh Indonesia, bahkan hingga pasar internasional.






