LenteraKepri.com, Batam — Aksi cepat ditunjukkan KN.P 330, Kapal Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, dalam menangani insiden kandasnya Tongkang (TK) KPS 1203 di perairan Pulau Raja, Batam. Tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) SUPER 88 itu mengalami musibah akibat cuaca buruk.
KSOP Khusus Batam menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu, 10 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, kapal patroli KN.P 330 langsung dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan lokasi.
Diketahui, TK KPS 1203 yang tidak bermuatan berangkat dari Dock KMS Tanjung Balai Karimun pada 7 Januari 2026 dengan tujuan Pontianak, ditarik oleh TB SUPER 88. Namun, pada 10 Januari 2026 pukul 01.58 WIB, cuaca buruk menyebabkan tongkang tersebut membentur rambu suar di sekitar Pulau Karang Galang.
Demi keselamatan awak kapal, nakhoda TB SUPER 88 mengambil keputusan darurat dengan melepaskan tali towing. Akibatnya, TK KPS 1203 hanyut dan akhirnya kandas di Pulau Raja, Batam.
Sementara itu, TB SUPER 88 yang sempat mengalami kandas di sekitar Pulau Karang Galang dilaporkan telah berhasil lepas dari posisi kandas terakhir pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menjelaskan bahwa tongkang tersebut tidak diawaki. Saat ini, fokus utama pihaknya adalah pengawasan dan penanganan TK KPS 1203, sekaligus memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan akibat insiden tersebut.
“Prioritas kami adalah pengamanan tongkang yang kandas dan pemantauan lingkungan. Kami terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pemilik kapal dan tongkang,” ujar Takwim.
KSOP Khusus Batam menegaskan akan terus melakukan pengawasan di lokasi hingga proses penanganan selesai, guna menjamin keselamatan pelayaran serta menjaga kelestarian lingkungan laut Batam.






