LenteraKepri.com, Batam – Sore menjelang senja di kawasan Sambau 4, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (14/10/2026), mendadak terasa berbeda.
Di tengah keluh kesah warga yang belakangan kerap pusing menghadapi krisis ketersediaan air bersih, deru kendaraan besar milik kepolisian memecah keheningan sore itu.
Bukan untuk pengamanan unjuk rasa atau patroli ketat, satu unit kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) milik Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepri justru datang membawa “oase” bagi puluhan kepala keluarga.
Truk gahar berwarna hitam khas operasional taktis itu disulap menjadi armada penyelamat yang mengalirkan air bersih langsung ke tengah pemukiman warga.
Sebelumnya, warga di kawasan ini memang sempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan air bersih yang layak untuk keperluan sehari-hari.
Keterbatasan akses air bersih ini praktis membuat aktivitas rumah tangga menjadi terhambat.
Tak heran, kehadiran truk taktis pembawa air tersebut langsung disambut dengan antusiasme yang tinggi.
Jerigen, ember, hingga berbagai wadah air ditata berbaris rapi oleh warga yang tak sabar menanti giliran.
Bagi warga setempat, air bersih bukan sekadar komoditas, melainkan kebutuhan paling vital untuk kelangsungan hidup.
Senyum sumringah pun terpancar dari wajah para ibu rumah tangga dan anak-anak saat aliran air bersih mulai memenuhi tampungan mereka.
Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kepri, Kombes Pol. Budi Setiyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan armada dan personel ini merupakan wujud nyata respons cepat Polri dalam menjawab keluhan serta kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kegiatan penyaluran air bersih ini adalah komitmen kami untuk senantiasa hadir dan membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam merespons keluhan serta pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari seperti air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga di Sambau,” ujar Dirsamapta Polda Kepri.
Pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Kanit 1 Sipammat Ditsamapta Polda Kepri, IPDA Jemmy Hatmoko, S.H., bersama jajaran personel yang mengawal ketat kelancaran distribusi air.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 42 rumah warga berhasil terlayani dalam bakti sosial penyaluran air bersih ini.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah permukiman ini pun mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang merasa terbantu.
“Masyarakat dan ketua RT setempat menyambut baik serta menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Ditsamapta Polda Kepri. Sebanyak 42 rumah telah terlayani pendistribusian air bersih ini, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, serta kondusif,” tambah Kombes Pol. Budi Setiyono.
Hingga tuntasnya penyaluran air bersih sore itu, suasana di Sambau 4 tampak hangat dan penuh keakraban.
Hubungan emosional antara Korps Bhayangkara dan masyarakat terlihat melebur tanpa jarak.
Hal ini membuktikan bahwa kehadiran polisi tak sekadar menjaga keamanan hukum, tetapi juga sigap merespons keluh kesah demi merawat kemanusiaan di tanah Batam.
Di balik bantuan yang meringankan beban tersebut, warga pun menaruh harapan besar agar kendala krisis air bersih ini dapat segera berakhir dan kondisi lingkungan mereka bisa kembali normal serta pulih seperti sedia kala.








