Meski Sempat Menuai Reaksi dari Warga, Pendataan di Lahan PT BIN Tanjunguncang Berjalan Lancar

oleh -
Tim Terpadu
Pendataan di lahan PT BIN Tanjunguncang oleh Tim Terpadu. (Foto: dok)

LenteraKepri.com, Batam – Pendataan di lahan PT. Batam Internasional Navale (PT BIN) yang berada di Keluarahan Tanjunguncang oleh Tim Terpadu memicu reaksi dari warga. Hal itu dikarenakan kekhawatiran dari warga alahn yang menjadi tempat tinggal mereka ditertibkan oleh Tim Terpadu.

Namun setelah diberikan penjelasan dan pengertian oleh tim, masyarakat akhirnya memahami dan secara kooperatis menyikapi masalah tersebut.

Hasan, salah satu tokoh masyarakat yang mewakili warga setempat mengatakan, ia mengaku diberikan kuasa oleh pengelola lama untuk menjaga lahan tersebut. Namun karen adanya langkah yang diambil Tim Terpadu menimbulkan kecemasan bagi masyarakat.

Baca: Door.. Dua Tersangka Curanmor Diringkus Polsek Bengkong, 18 Unit Sepeta Motor Curian Diamankan

“Warga sempat menolak dikarenakan merasa pihak perusahaan dalam hal ini PT. Batam Internasional Navale tidak memberikan waktu dan ruang bagi masyarakat untuk mempertanyakan hak-hak mereka,” ujar Hasan, Kamis (27/2/205).

Menurutnya, masyarakat sangat mendukung perkembangan investasi di Kota Batam. Hanya saja, tetap harus mengedepankan cara yang tidak menimbulkan kerugian dari salah satu pihak.

“Jika hak-hak masyarakat dipenuhi dan juga diberikan pekerjaan dalam hal ini diberdayakan, tentu kita wajib mendukung investasi yang ada di Kota Batam sebagai warga negara yang baik,” tambah Hasan.

Baca: Gandeng Perusahaan AI iBlooming, Central Group Sponsori Platform Edukasi ‘iLearn Property’

Mewakili warga, ia menegaskan dan telah berkomitmen untuk tidak melakukan perlawanan dalam menghadapi penertiban tersebut, dan siap mendukung program pemerintah.

“Sikap ini diambil demi menghindari potensi konflik serta menjaga situasi tetap kondusif,” lanjutnya.

Pada akhirnya, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, Hasan bersama warga lainnya bersedia untuk dilakukannya pendataan oleh pihak Tim Terpadu.

“Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku, sekaligus sebagai upaya mencari solusi terbaik bagi dirinya dan warga lain yang terdampak oleh penertiban ini,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.