LenteraKepri.com, Batam – Komunitas Bikers Subuhan Batam (BSB) resmi menginjak usia ke-7 tahun. Peringatan ulang tahun ini dirayakan melalui serangkaian kegiatan keagamaan, sosial, dan kebersamaan yang berlangsung penuh khidmat serta semarak, dihadiri oleh ratusan anggota, jamaah, serta jajaran pemangku kepentingan daerah.
Ketua Panitia Milad Ke-7 Bikers Subuhan Batam, Lingga Permana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, anggota BSB, dan elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Secara khusus, Lingga memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang atas arahan, imbauan, serta pengawalan pengamanan di sepanjang rute kegiatan. Menurutnya, sinergi bersama pihak kepolisian menjadi kunci utama sehingga konvoi dan agenda syiar berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
“Pertambahan usia ini tidak boleh sekadar dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau perayaan hura-hura semata. Milad ke-7 ini harus menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah SWT agar kehadiran BSB betul-betul memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar,” tegas Lingga dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Lingga menekankan bahwa BSB terus berkomitmen menjaga marwah dakwah Islam yang santun, damai, dan menyejukkan. Ia juga menegaskan komitmen BSB dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta menjaga keutuhan NKRI.
“Komunitas ini berdiri di atas prinsip Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Kami menolak keras segala bentuk paham radikalisme, intoleransi, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan di lingkungan komunitas dan masyarakat,” imbuhnya.
Guna memastikan keselamatan bersama, Lingga juga mengimbau seluruh peserta Riding Dakwah untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta rute yang telah disepakati. Langkah ini diambil agar kegiatan jalanan yang dilakukan BSB tetap santun dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Sesi spiritual Milad Ke-7 BSB semakin bermakna dengan hadirnya Ustadz Handy Bonny yang menyampaikan tausiah mendalam. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memahami bahwa proses menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan konsisten menjalankan ajaran Islam memerlukan pembelajaran yang terus-menerus.
Ustadz Handy Bonny mengambil analogi dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Meskipun kedua nabi tersebut baru saja menyelesaikan tugas mulia membangun Ka’bah, mereka tetap merendahkan hati dan berdoa kepada Allah SWT agar amal ibadahnya diterima serta terus dibimbing dalam ketataan. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa sehebat apa pun amal yang telah diperbuat, manusia tetaplah makhluk yang membutuhkan proses untuk terus belajar, mengevaluasi diri, dan memperbaiki akhlaknya sepanjang hayat.
Ia juga mengupas beda makna istilah Al-Qur’an antara kata khalaqa dan ja’ala. Kata khalaqa merujuk pada proses penciptaan dari tidak ada menjadi ada, sedangkan ja’ala mengandung makna proses menjadikan, membentuk, atau mengubah sesuatu dalam konteks peran tertentu.
Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan seorang muslim, di mana untuk menjadi seorang muslim yang kaffah maupun menjalankan peran sebagai khalifah fil ‘ardh (pemimpin di bumi) tidak terjadi secara instan, melainkan butuh proses pembentukan, pendidikan, dan pembiasaan akhlak yang dilakukan secara konsisten dari hari ke hari.
Di akhir ceramahnya, Ustadz Handy Bonny mengajak seluruh keluarga besar Bikers Subuhan Batam untuk menjadikan momentum milad ini sebagai sarana saling merangkul, mempererat persaudaraan sesama muslim, dan menjaga persatuan demi terciptanya kedamaian di Kepulauan Riau.
Usai penyampaian sambutan dan tausiah, panitia menyerahkan piagam serta plakat penghargaan kepada para mitra dan pihak yang telah berkontribusi aktif mendukung pergerakan dakwah BSB.
Seluruh peserta kemudian menikmati momen kebersamaan lewat sarapan bersama sebelum bersiap memakai perlengkapan berkendara untuk memulai aksi Riding Dakwah bersama Ustadz Handy Bonny. Konvoi tertib menyusuri sudut-sudut kota Batam menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan positif dan mengajak masyarakat memakmurkan masjid.
Seluruh rangkaian Peringatan Milad Ke-7 Bikers Subuhan Batam ditutup dengan pembagian doorprize dan doa bersama. Melalui momentum ini, BSB diharapkan dapat terus konsisten menjadi wadah silaturahmi yang positif, religius, serta berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkarakter kebangsaan.






