Operasi Ketupat Seligi 2026 Dimulai 13 Maret, Kepri Siap Jaga Lebaran Aman

oleh -
oleh
Operasi Ketupat Seligi 2026 Dimulai 13 Maret, Kepri Siap Jaga Lebaran Aman
Kapolda Kepri Irjuen Pol Asep Safrudin menyebutkan Operasi Ketupat Seligi 2026 dimulai 13 Maret 2026 (dok polda kepri)

LenteraKepri.com, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mulai mematangkan persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026.

Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin memimpin langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Ketupat Seligi 2026 yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, unsur Forkopimda Kepri, Wakapolda Kepri, pejabat utama Polda Kepri, para Kapolres jajaran, serta bupati dan wali kota se-Kepri bersama instansi terkait.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa rakor lintas sektoral ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, wilayah Kepulauan Riau memiliki karakteristik kepulauan yang membuat mobilitas masyarakat banyak bergantung pada transportasi laut.

“Operasi Ketupat bukan hanya tugas kepolisian, tetapi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, kita ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman dan lancar,” ujar Kapolda Kepri.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk keberhasilan Provinsi Kepulauan Riau dalam mengendalikan inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan yang sama, Karoops Polda Kepri memaparkan bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, yang diawali dengan Gelar Pasukan pada 12 Maret 2026.

Operasi tersebut merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum serta kegiatan kehumasan guna menjamin keamanan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

BMKG Tanjungpinang dalam rapat tersebut juga memaparkan prakiraan cuaca di wilayah Kepulauan Riau yang diprediksi didominasi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Karena itu, instansi terkait diminta mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menekankan pentingnya kesiapan transportasi, terutama keselamatan penumpang pada angkutan laut.

“Melalui Rakor Linsek ini diharapkan seluruh instansi dapat memperkuat sinergi dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Ansar Ahmad.

No More Posts Available.

No more pages to load.