LenteraKepri.com, Batam – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau terus menggalakkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda.
Melalui program Polantas Menyapa “Police Goes To School – Polisi Sahabat Anak”, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri memberikan sosialisasi mengenai Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kepada ratusan siswa SD Kartini I Batam, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Kepri, Kompol Desi Aria, S.H., serta diikuti personel Ditlantas, majelis guru, staf sekolah, dan seluruh siswa.
Program ini menjadi bagian dari upaya Polda Kepri membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini agar keselamatan di jalan menjadi kebiasaan yang melekat pada generasi muda.
Anak di Bawah 17 Tahun Belum Boleh Mengendarai Motor
Dalam penyampaiannya, Kompol Desi Aria menegaskan bahwa lalu lintas merupakan salah satu cerminan kedisiplinan masyarakat. Karena itu, pendidikan mengenai keselamatan di jalan harus dimulai sejak anak-anak masih duduk di bangku sekolah.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak yang belum cukup umur maupun belum memiliki kemampuan mengemudi.
Menurutnya, setiap pengendara wajib memiliki kompetensi berkendara dan legalitas berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) yang hanya dapat dimiliki setelah berusia minimal 17 tahun sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kedisiplinan dalam berlalu lintas harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak usia dini sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Kompol Desi Aria.
Kenalkan Rambu Lalu Lintas Lewat Cara Interaktif
Tak hanya memberikan penyuluhan, personel Ditlantas Polda Kepri juga mengajak para siswa mengenal berbagai rambu-rambu lalu lintas melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Anak-anak diperkenalkan dengan fungsi rambu, tata cara menyeberang jalan yang aman, hingga pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa aktif mengikuti materi yang disampaikan sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama.
Guru dan Siswa Diharapkan Jadi Pelopor Keselamatan
Selain menyasar para siswa, edukasi juga diberikan kepada tenaga pendidik agar pesan keselamatan berlalu lintas dapat terus disampaikan di lingkungan sekolah.
Ditlantas Polda Kepri berharap guru dan siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta mengajak keluarga maupun lingkungan sekitar untuk lebih disiplin dalam menggunakan jalan.
Melalui program Polantas Menyapa “Polisi Sahabat Anak”, Polda Kepri menargetkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Program ini juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang menjadikan keselamatan di jalan sebagai kebutuhan sekaligus budaya, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kepulauan Riau.







