LenteraKepri.com, Batam – Jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri) membeberkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Karoops Polda Kepri, Kombes Pol. Taswin, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat telah dilaksanakan secara optimal, termasuk melalui layanan Call Center 110.
“Tercatat, Call Center 110 menerima sebanyak 61.772 panggilan dari masyarakat, dengan sekitar 56.000 panggilan di antaranya berhasil ditangani dengan baik,” ujar Kombes Taswin, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, layanan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Polda Kepri dalam memberikan respons cepat terhadap kebutuhan dan laporan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kepulauan Riau.
Selain evaluasi kinerja 2025, Karoops Polda Kepri menegaskan pihaknya telah mematangkan kesiapan penuh dalam mendukung seluruh tugas operasional kepolisian pada tahun 2026. Fokus pengamanan mencakup pelaksanaan Operasi Ketupat, pengamanan perayaan Imlek, serta berbagai kegiatan masyarakat lainnya.
“Kesiapan ini dilakukan untuk menjamin situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kepri,” tegasnya.
Apresiasi Kapolda Kepri
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama Polda hingga para Kapolsek, atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Kapolda menekankan bahwa indeks kamtibmas di wilayah Kepulauan Riau tetap terjaga dengan baik berkat soliditas dan komitmen seluruh personel. Ia berharap semangat reformasi Polri terus diperkuat demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.
“Polda Kepri saat ini menempati peringkat tiga dengan predikat Badan Publik Informatif tingkat Provinsi Kepri dari Komisi Informasi Publik. Capaian ini perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.
Dengan berbagai capaian tersebut, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga keamanan wilayah Kepulauan Riau sepanjang 2026.
