Lentera Jakarta – Belum selesai persoalan Covid-19 yang terus berkembang, saat ini masyarakat dunia dihebohkan dengan kasus Florona, yang merupakan infeksi corona dan influenza secara berbarengan.
Kondisi tersebut pertama ditemukan pada seorang ibu hamil di Israel yang tidak divaksin. Florona sendiri bukanlah varian baru dari virus Covid-19.
“Florona itu bukan varian corona. Florona adalah infeksi corona dan influenza secara berbarengan,” ungkap dr Adria Rusli, SpP(K), pulmonologist RSPI Sulianto Saroso memberi penjabaran mengenai kondisi tersebut, dilansir dari detik.com, selasa (4/1/2022).
Baca: 8 Jenazah PMI Korban Kapal Terbalik di Perairan Malaysia Tiba di Batam, Ini Nama-namanya
Saat ditanya bagaimana seseorang bisa terinfeksi influenza dan virus Corona secara bersamaan, dr Adria mengatakan hal tersebut terjadi lantaran imunitas atau kekebalan tubuh seseorang sedang buruk. Sehingga mudah terserang influenza dan Covid-19 secara bersamaan.
Menurut dr Adria, saat ini di Indonesia belum ada laporan kasus Florona.
“Belum dilaporkan, jadi belum ada. Israel yang sudah melaporkan,” terang dr Adria.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan bahaya saat seseorang menderita influenza dan virus Corona di waktu bersamaan. Hal ini lantaran bisa sangat berbahaya dan kondisi yang diderita pasien akan lebih berat.
“(Jika terinfeksi influenza dan virus Corona bersamaan) bisa lebih berat kondisinya,” tutup dr Adria.(red)






