Tiket Ferry Batam–Malaysia Tembus Rp800 Ribu! Warga Shock, Kini Lebih Mahal dari Singapura?

oleh -
oleh
Tiket Ferry Batam–Malaysia Tembus Rp800 Ribu! Warga Shock, Kini Lebih Mahal dari Singapura?
Harga tiket ferry Batam-Johor Bahru Malaysia naik tajam (ilustrasi/foto dennirisman)

LenteraKepri.com, Batam – Setelah tiket ferry Batam-Singapura naik, kali ini giliran tiket Batam-Johor Bahru Malaysia ikut naik. Kenaikan yang cukup signifikan itu dikeluhkan penumpang. Pasalnya, harga tiket sekarang hampir menyamai tiket Batam-Singapura.

Salah satu warga Batam, Yusteti, mengaku terkejut saat membeli tiket langsung di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center. Ia menyebut harga tiket pulang pergi kini mencapai sekitar Rp715 ribu. Padahal harg tiket PP biasanya sekitar Rp515 ribu.

Kenaikan harga itu ditambah lagi dengan biaya tambahan dari Johor Bahru ke Batam. Pajak dan surcharge BBM kapal yang sebelumnya sekitar RM23 kini naik menjadi RM35.

“Kalau ditotal sekarang untuk perjalanan PP bisa sekitar Rp867 ribu per orang, dengan asumsi kurs Rp4.300 per ringgit. Mahal sekali dibanding sebelumnya,” ujar Yusteti.

Keluhan serupa juga disampaikan Ilham, warga Batam lainnya. Ia menilai kenaikan harga tiket ferry membuat perjalanan ke Malaysia tidak lagi ekonomis seperti sebelumnya.

“Dulu jelas lebih murah ke Malaysia, makanya banyak yang pilih ke sana. Sekarang malah terasa hampir sama,” ujarnya.

Menurut Ilham, kondisi ini berpotensi memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri, khususnya perjalanan singkat ke Johor yang selama ini populer untuk belanja atau liburan singkat.

Ia berharap ada penyesuaian harga atau kebijakan tertentu agar beban masyarakat tidak semakin berat.

“Kalau bisa harganya disesuaikan lagi, karena cukup berat. Apalagi buat pekerja,” tambahnya.

Kenaikan tarif ini membuat sejumlah warga mulai mempertimbangkan ulang tujuan perjalanan mereka. Jika sebelumnya Malaysia menjadi pilihan utama karena lebih terjangkau dibanding Singapura, kini selisih harga semakin tipis—bahkan dalam beberapa kasus justru lebih mahal.

Situasi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat Batam yang selama ini sangat bergantung pada jalur transportasi laut untuk mobilitas lintas negara.

No More Posts Available.

No more pages to load.