Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Drama 120 Menit dan Adu Penalti

oleh -
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Drama 120 Menit dan Adu Penalti
Timnas Indonesia akhirnya juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand dalam adu penalti, Senin (5/10/2026) malam (timnas indonesia)

LenteraKepri.com, Jakarta – Tangis haru dan euforia pecah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Timnas Indonesia akhirnya mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati pertandingan final penuh drama kontra Thailand.

Skuad Garuda memastikan gelar juara setelah menaklukkan Thailand 4-2 dalam adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga pertandingan berlangsung selama 120 menit.

Kemenangan tersebut menjadi klimaks perjuangan panjang Timnas Indonesia di turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Ribuan suporter di SUGBK menjadi saksi ketika para pemain Merah Putih berhasil melewati tekanan hingga babak tos-tosan.

Indonesia dan Thailand Berbalas Gol

Pertandingan final berjalan sengit sejak menit awal. Indonesia langsung berusaha mengambil kendali permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan Thailand.

Peluang pertama Garuda hadir pada menit ketiga. Ole Romeny mengirim umpan terobosan kepada Luke Vickery yang bergerak ke kotak penalti. Namun, tembakan Vickery masih mampu diamankan kiper Thailand, Saranon Anuin.

Indonesia kembali mendapat peluang melalui Mitchell Baker pada menit kedelapan. Sepakannya juga belum mampu membobol gawang Thailand.

Thailand yang lebih banyak mengandalkan serangan balik hampir membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui Chanatip Songkrasin. Namun, bola masih melambung di atas mistar.

Peluang emas kembali diperoleh Indonesia semenit kemudian. Umpan silang Kevin Diks disambut Ole Romeny, tetapi penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.

Tekanan Garuda berlanjut hingga akhir babak pertama. Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-32, tetapi bola masih melebar.

Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Thailand Mulai Menekan

Memasuki babak kedua, Thailand tampil lebih agresif. Supachai Chaided mendapat peluang melalui sundulan, tetapi bola masih melebar.

Indonesia mencoba membangun serangan melalui Mitchell Baker. Pada menit ke-70, penyerang muda tersebut berhasil masuk ke kotak penalti Thailand dan melepaskan tembakan kaki kiri. Sayangnya, bola masih menyamping.

Memasuki menit ke-80, Thailand kembali mengancam melalui Anan Yodsangwal. Namun, tembakannya masih lemah dan mudah diamankan Emil Audero.

Momentum kemudian berpihak kepada Indonesia.

Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua karena melanggar Ole Romeny di depan kotak penalti.

Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Garuda.

Dean James Bawa Indonesia Unggul

Pada menit ke-84, Dean James mengambil tendangan bebas. Bola membentur kaki Iklas Sanron dan kemudian meluncur masuk ke gawang Thailand.

Indonesia unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar tiga menit.

Iklas Sanron menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-87. Skor berubah menjadi 1-1.

Tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Drama Extra Time, Indonesia Sempat Tertinggal

Kedua tim mulai terlihat kelelahan pada babak tambahan waktu. Indonesia terus mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, tetapi Thailand bertahan dengan disiplin.

Peluang emas Indonesia datang pada menit ke-106 ketika Rizky Ridho mengirimkan umpan tarik. Sayangnya, Mitchell Baker gagal menyelesaikannya menjadi gol.

Petaka kemudian menghampiri Garuda.

Pada menit ke-111, Peeradol Chamrasamee berhasil membobol gawang Emil Audero. Thailand berbalik unggul 2-1.

Namun, Indonesia tidak menyerah.

Lima menit kemudian, Elkan Baggott menjadi penyelamat Garuda. Bek Timnas Indonesia tersebut berhasil mengoyak gawang Thailand dan mengubah skor menjadi 2-2.

Skor tersebut bertahan hingga 120 menit. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Adu Penalti Jadi Penentu

Indonesia tampil tenang dalam babak tos-tosan.

Kevin Diks menjadi eksekutor pertama dan sukses menjalankan tugasnya. Thailand kemudian menyamakan kedudukan melalui Manuel Bihr.

Dean James kembali membawa Indonesia unggul 2-1. Thailand membalas melalui Waris Choolthong sehingga skor menjadi 2-2.

Elkan Baggott kemudian sukses membawa Garuda memimpin 3-2.

Thailand mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui Sarach Yooyen. Namun, tendangannya membentur tiang gawang.

Indonesia semakin dekat dengan gelar juara setelah Shayne Pattynama sukses mencetak gol dan membuat skor menjadi 4-2.

Harapan Thailand akhirnya benar-benar berakhir ketika Emil Audero berhasil menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya.

Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti dan resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan dramatis tersebut sekaligus menjadi pesta besar bagi skuad Garuda dan para pendukungnya yang memadati SUGBK.

Susunan Pemain Indonesia

Indonesia: Emil Audero; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner (Shayne Pattynama), Thom Haye, Calvin Verdonk (Egy Maulana Vikri), Joey Pelupessy, Luke Vickery (Rizky Ridho), Mitchell Baker, Ole Romeny (Rayhan Hannan), Ragnar Oratmangoen (Ivar Jenner).
Pelatih: John Herdman.

Thailand: Saranon Anuin; Suphanan Bureerat (Waris Choolthong), Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Sarach Yooyen, Kakana Khamyok (Iklas Sanron), Nicholas Mickelson, Teerasak Poeiphimai (Jude Soonsup-Bell), Kritsada Kaman (Peeradol Chamrasamee), Chanatip Songkrasin (Seksan Ratree), Supachai Chaided (Anan Yodsangwal).
Pelatih: Anthony Hudson.

No More Posts Available.

No more pages to load.