Tragedi Kelam di Lembah Anai! Tujuh Jenazah Ditemukan, Padang–Bukittinggi Lumpuh Total!

oleh -
Tragedi Kelam di Lembah Anai! Tujuh Jenazah Ditemukan, Padang–Bukittinggi Lumpuh Total!
Korban tewas di banjir bandang Lembah Anai mencapai 7 orang (tangkapan layar)

LenteraKepri.com, Padang Pariaman – Tragedi banjir bandang mengguncang Sumatera Barat. Sebanyak tujuh korban meninggal dunia ditemukan usai banjir bandang menerjang kawasan jalan lintas nasional di Lembah Anai, tepatnya di gerbang masuk Kota Padang Panjang, pada Kamis (27/11).

Korban ditemukan di kawasan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Mereka diduga terseret arus banjir bandang yang datang secara tiba-tiba. Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, membenarkan temuan tujuh jenazah tersebut.

“Info sementara tujuh korban,” ujar Emri, Kamis (27/11) malam.

Para korban ditemukan di beberapa titik dan terdiri dari tiga perempuan dan empat laki-laki, semuanya berusia dewasa.

“Seluruh korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk identifikasi,” tambahnya.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui karena masih dalam proses identifikasi tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Emri memastikan bahwa para korban bukan berasal dari pengendara yang melintas di jalur Padang–Bukittinggi. Mereka diperkirakan warga sekitar di kawasan Lembah Anai yang terbawa arus banjir bandang.

Jalur Transportasi Padang–Bukittinggi Lumpuh

Banjir bandang yang membawa material lumpur dan kayu menyebabkan akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai lumpuh total. Material banjir menutupi badan jalan hingga menyebabkan kemacetan parah.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso, menyebutkan bahwa fokus tim saat ini adalah proses pembersihan material di titik terparah.

“Untuk sementara akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai tidak bisa dilalui,” tegasnya.

Lokasi terparah berada persis di pintu gerbang masuk Kota Padang Panjang, tepatnya di wilayah jembatan kembar, tempat banjir bandang membawa material dalam jumlah besar.

Tim gabungan masih berjibaku melakukan pembersihan dan memulihkan akses, sementara warga diminta menghindari jalur tersebut untuk mengurangi risiko keselamatan.

Perkembangan situasi dan data korban akan terus diperbarui menunggu informasi resmi dari otoritas terkait.

No More Posts Available.

No more pages to load.