Viral, Pencurian Modus Pecah Kaca di Top 100 Batam Kota Terekam CCTv, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta

oleh -
Pencurian
Dua pelaku tampak hendak beraksi di dekat mobil korban (tangkapan layar). (Foto: istimewa)

Lentera Batam – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Batam. Bahkan saat pelaku beraksi terekam CCatv yang ada di lokasi dan beredar di media sosial.

Rekaman CCTv kejadian itu pertama kali diunggah akun Facebook bernama Michelle Nawa, diduga merupakan pemilik mobil yang menjadi korban.

Baca: Berkedok Penggrebekan Prostitusi Online, FF Peras Teman Sendiri di Tanjungpinang

Pada unggahan itu, juga disebutkan kejadian di parkiran depan Top 100 Niaga Mas Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (31/5/2022).

Informasi yang didapat, dalam kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

“Barusan aja gw (saya) dirampok di Top 100 Niaga.. serem perampok skg (sekarang),” tulis pemilik akun.

Sementara dari rekaman CCTv yang diuggah, tampak korban yang mengendarai mobil Suzuki Ertiga warna putih datang dan memarkirkan kendaraannya.

Tidak lama kemudian, terlihat salah satu pelaku yang pura-pura menelfon berdiri di depan mobil sambil mengamati isi mobil. Sementara satu pelaku lainnya tengah mengendarai sepeda motor.

Baca: Diduga Sakit, Sunarto Ditemukan Tak Bernyawa di Ruko Rumah Duka Tanjungpinang

Untuk memastikan targetnya, salah satu pelaku mengelilingi mobil untuk melihat kondisi di dalam mobil.

Begitu melihat situasi aman, pelaku langsung merusak kaca sebelah kanan, tepat di belakang sopir.

Dengan sigap, separuh badan pelaku terlihat masuk ke dalam mobil untuk mengambil sesuatu.

Baca: Menparekraf Kunjungi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip

Begitu berhasil, pelaku langsung naik ke atas sepeda motor yang berada di dekatnya. Mereka pun tancap gas meninggalkan lokasi.

Postingan itu juga telah dibagikan sebanyak 1.584 kali oleh pengguna Facebook dan mendapat banyak komentar.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan dalam penyelidikan untuk memburu pelaku.

“Laporan sudah kita terima, dan pelaku sedang kita buru,” jawabnya singkat. (Chandra)

No More Posts Available.

No more pages to load.