LenteraKepri.com, Batam – Kabar soal kekhawatiran sembako menipis jelang Ramadhan dan Idul Fitri akhirnya dijawab tegas oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura.
Usai meninjau langsung Gudang Bulog Batam, Wakil Gubernur Kepulauan Riau itu memastikan stok bahan pokok aman hingga tiga bulan ke depan.
“Untuk Batam aman. Sedangkan untuk Kepri secara keseluruhan, saya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Insyaallah semua terkendali,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Stok Beras Ribuan Ton, Minyakita Puluhan Ton
Data yang disampaikan menunjukkan ketersediaan pangan dalam jumlah besar:
🟢 Beras premium: 3.200 ton
🟢 Beras SPHP: 3.500 ton
🟢 Minyak goreng curah & Minyakita: 54 ton
Stok tersebut berada di bawah pengelolaan Perum Bulog dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Satgas Pangan Siaga Cegah Lonjakan Harga
Tak hanya soal ketersediaan, Pemerintah Provinsi Kepri juga fokus menjaga stabilitas harga. Peran Satuan Tugas (Satgas) Pangan dioptimalkan untuk mencegah harga melambung jelang hari besar keagamaan.
Satgas ini melibatkan unsur kepolisian hingga pemerintah kabupaten/kota.
Harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku:
- Beras premium: Rp15.400/kg
- Beras SPHP: Rp13.100/kg
Pengawasan dilakukan agar harga di pasaran tidak melampaui batas tersebut.
Warga Diminta Tetap Tenang
Nyanyang berharap dengan stok yang cukup dan pengawasan ketat, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan menyambut Idul Fitri tanpa kekhawatiran.
Pesannya jelas: stok aman, harga diawasi, masyarakat tak perlu panik buying.
Dengan jaminan ini, Batam dan Kepri diyakini tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang Lebaran.






