AKP dr. Leonardo, Ahli Forensik Polda Kepri Bakal Ikuti Ujian Promosi Kedokteran FKUI

oleh -
AKP dr. Leonardo
AKP dr. Leonardo Sp.FM, dokter ahli forensik Polda Kepri. (Foto: Ist)

LenteraKepri.com, Batam – Pendidikan tentunya tidak dibatasi oleh usia. Hal itu yang dilakukan AKP dr. Leonardo Sp.FM, yang merupakan dokter ahli forensik bertugas di lingkungan Polda Kepri.

Terbukti, saat ini ia akan mengikuti ujian terbuka promosi ilmu kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada Kamis (11/1/2024) mendatang di Aula Gedung Imeri FKUI.

Segala persialan untuk menghadapi ujian tersebut sudah dipersiapkan secara matang, termasuk dengan materi yang akan dipresentasikan nantinya secara langsung.

Baca: BP Batam Mulai Bangun Fly Over Sei Ladi

Kepada awak media, dr. Leo, sapaan akrabnya mengatakan, akan mempresentasikan hasil penelitian dengan judul disertasi tentang, Pengaruh Ledakan Bom High Explosive Terhadap Sampel Jaringan Lemak Untuk Pemeriksaan DNA Forensik Kajian Terhadap Sampel Ekstrem dan Minimal Tepat pada Pusat Ledakan.

“Penelitian ini merupakan sampel pemeriksaan baru. Biasanya yang dijadikan untuk sampel yaitu organ-organ atau jaringan yang berinti seperti otot, tulang, darah, gigi, dan sebagainya,” kata Leonardo, Selasa (9/1/2024).

Lanjutnya, selama ini khususnya untuk bagian lemak selalu terabaikan karena kualitasnya tidak terlalu baik bagi para ahli.

Baca: Gelar Razia, Polsek Sei Beduk Sita 3 Knalpot Brong

“untuk itu saya melakukan penelitian tentang lemak ini, karena lemak ini justru sesuai dengan literasi yang bermanfaat dan bisa digunakan sebagai sampel pemeriksaan,” ungkapnya.

Contoh sampel lemak yang bisa dilakukan dalam penelitian seperti lemak yang ditemukan dikarenakan ledakan bom.

“Walaupun lemak itu terkena ledakan bom, berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan, hasilnya masih cukup bagus untuk dijadikan sampel. Untuk itu kedepannya lemak menjadi salah satu pilihan,” bebernya.

Untuk itu dalam ujian terbuka promosi doktor ilmu kedokteran FKUI, ia akan mempresentasikan hasil penelitiannya mengangkat kasus ledakan bom sebagai objek penelitian di laboratorium.

Baca: Perayaan Pergantian Tahun di Engku Putri Meriah, Rudi Canangkan 2024 Sebagai Tahun Kunjungan Wisata Batam

“Sampel lemak memang bukan menjadi pilihan utama, karena lemak mengandung DNA hanya sedikit. Tetapi persentase tubuh manusia komposisinya besar dan berpotensi untuk menjadikan opsi pilihan ke depan,” pungkasnya.

Ia pun berharap untuk proses ujian nantinya bisa berjalan dengan lancar serta mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.