LenteraKepri.com, Batam – Ada perubahan penting di pucuk pimpinan Kota Batam. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, untuk sementara meninggalkan jabatannya selama 40 hari ke depan.
Namun, bukan karena lengser atau masalah politik. Amsakar mengambil cuti khusus untuk menunaikan ibadah haji ke Arab Saudi.
Selama masa cuti tersebut, tongkat kepemimpinan otomatis beralih ke Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Dia akan menjalankan tugas sebagai Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam.
“Selama 40 hari, yang melaksanakan tugas adalah Ibu Wakil Wali Kota. Itu sifatnya otomatis,” ujar Amsakar, Selasa (22/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa cuti yang diambil merupakan cuti alasan khusus, yakni cuti ibadah, yang sah secara aturan pemerintahan. Dengan demikian, tidak diperlukan prosedur panjang untuk pengalihan tugas.
Amsakar juga menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil Li Claudia selama masa tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama dengan keputusan wali kota definitif.
“Apa yang menjadi kebijakan Ibu Wakil Wali Kota adalah representasi dari kami. Bobotnya sama dengan kebijakan Wali Kota Batam,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan publik terkait legitimasi kepemimpinan selama masa transisi sementara tersebut.
Di akhir keterangannya, Amsakar turut menyampaikan pesan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur sipil negara dan insan pers, untuk mendukung jalannya pemerintahan selama ia menunaikan ibadah.
“Mohon dukungan untuk tugas-tugas pemerintahan. Saya harapkan rekan-rekan pers juga memberikan support,” ujarnya.
Dengan demikian, roda pemerintahan Kota Batam dipastikan tetap berjalan normal selama 40 hari ke depan. Hanya saja, untuk sementara waktu, komando berada di tangan Li Claudia Chandra—secara otomatis dan sah.







